Ketik disini

Headline Kriminal

Bandar Narkoba Langganan PS Dibekuk

Bagikan

MATARAM – Dua bandar narkoba langgan para Patners Song (PS) sejumlah cafe di Senggigi, dibekuk polisi. Keduanya berinisial H, 45 tahun dan LM, 44 tahun. Keduanya ditangkap tim Opsnal Ditres Narkoba Polda NTB di tempat berbeda, Selasa (5/5).

a�?Kita lakukan pengintaian terhadap kedua pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat,a�? ujar Kasubdit II Ditres Narkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra, kepada wartawan.

Sebelumnya, polisi mendapat informasi dari masyarakat, akan ada transaksi narkoba. Informasi tersebut dinilai akuntabilitasnya tinggi. Sebab, dari hasil penyelidikan polisi, nama yang keluar dalam informasi tersebut menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). a�?Kita kemudian telusuri dan melakukan pengintaian,a�? sambung Satra.

Lima orang anggota langsung bergerak. Pelaku berinisial H, terlihat di jalan Palapa Karang Tapen, Cilinaya, Cakranegara, Mataram. Tak menunggu lama, H dibekuk polisi saat hendak memasuki sebuah gang di Karang Tapen.

H sendiri merupakan warga BTN Bajur, Labuapi, Lombok Barat. Ketika akan ditangkap, ia sempat menggeber sepeda motornya. Sayang, karena gugup ia berhasil dibekuk polisi tanpa perlawanan. H kemudian digeledah polisi.

Hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang haram. Berupa satu poket kristal bening yang diduga sabu, seberat 0,25 gram. Barang tersebut ditemukan di saku sebelah kanan celana pelaku. Selain itu, satu unit HP milik pelaku juga disita. a�?Dari hasil penelusuran di sms pelaku, ada yang mengarah ke pelaku lainnya, inisial LM,a�? imbuh Satra.

Selang 30 menit kemudian, polisi menuju alamat pelaku yang tertera dalam sms H. Polisi lantas menggeledah rumah LM di jalan Transmigrasi, Majeluk, Mataram. Saat digeledah, LM, tidak melakukan perlawanan. Dari hasil penggeledahan, polisi juga menemukan sabu seberat 0,12 gram dan beberapa alat yang baru selesai digunakan.

Keduanya pun lantas digeret ke Mapolda NTB untuk dimintai keterangan. Dari hasil keterangan sementara, pelaku LM selain sebagai pengedar dia juga seorang pemakai. a�?H ini mengambil barang di LM. H memang suruhan dari LM,a�? ujar perwira melati dua itu.

Sementara ketika diwawancara wartawan, kedua pelaku mengaku mengedarkan barang haram tersebut. Namun, mereka berkilah kalau disebut pemain lama. Kedua pelaku mengaku sudah seperti bersaudara. a�?Kita ini sudah kayak bersaudara,a�? seloroh mereka kompak. a�?Saya baru kali ini mengirim barang,a�? kilah H, yang merupakan bapak dari dua anak tersebut.

H Mengaku hanya suruhan. a�?Saya dipesan untuk mengantar barang, dan dibayar 400 ribu,a�? ujarnya. (cr-deq/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *