Ketik disini

Headline Politika

Honorer K2, Waspadalah!

Bagikan

* Beredar Surat Pengumuman Pengangkatan Palsu

JAKARTA – Urusan pengangkatan tenaga honorer, masih menjadi modus penipuan. Di antaranya tertulis dalam surat palsu bertanda Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Perihal surat itu adalah informasi kelulusan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS.

Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, surat itu jelas sekali palsu. “Pertama kita tekankan tidak pernah mengeluarkan surat resmi terkait kelulusan honorer K2 menjadi CPNS,” jelas dia di Jakarta kemarin.

Kejanggalan berikutnya, Kementerian PAN-RB belum menjalankan seleksi honorer K2 lanjutan. Herman mengatakan proses seleksi pengangkatan honorer K2 yang resmi telah dilaksanakan tahun lalu. Sedangkan tahun ini akan dilakukan seleksi lanjutan. Namun tanggalnya belum ditetapkan. Perkiraannya baru dilaksanakan setelah Idul Fitri 2015 atau sekitar Agustus.

“Saya tegaskan ujiannya belum berlangsung, kok sudah ada surat pemberitahuan kelulusan,” kata dia. Untuk itu Herman berharap seluruh instansi pusat, daerah, maupun masyarakat umum tidak memercayai pengumuman itu. Herman khawatir surat palsu itu berujung permintaan sejumlah uang kepada korban.

Sekilas surat palsu ini tampak asli. Selain berlogo Kementerian PAN-RB, surat ini juga dibubuhi tanda tangan Sekretaris Kementerian PAN-RB Dwi Wahyu Atmaji. Tapi setelah dicek tanda tangan itu ternyata palsu.

Kemudian surat ini juga ditembuskan ke banyak pihak. Di antaranya Presiden, Wakil Presiden, Menteri Keuangan, Kepala Polri, dan Kepala BKN. “Abaikan saja surat palsu itu,” kata Herman.

Herman mengatakan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi sudah mengeluarkan arahan pengangkatan honorer K2. Di antara arahannya, proses seleksi pengangkatannya adalah dengan sistem ujian tulis.

Kuota yang dipakai untuk pengangkatan adalah sisa kursi yang tidak terisi dari tes tenaga honorer K2 tahun laku. Dari sekitar 150 ribu kuota yang disiapkan tahun lalu, ternyata ada lebih dari 50 ribu kursi yang tidak terisi. Penyebabnya, nama honorer K2 yang dinyatakan lulus ternyata bodong atau siluman.

Sebentar lagi Kementerian PAN-RB akan menjelaskan detail rekrutmen CPNS baru 2015. Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang tidak mendapatkan gaji resmi dari APBN atau APBD. Mereka juga harus dinyatakan secara resmi bekerja di instansi pemerintah tanpa terputus. Jumlah tenaga honorer K2 di seluruh Indonesia ada lebih dari 500 ribu orang. (wan/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *