Ketik disini

Headline Sportivo

Liganus Rayon Sumbawa akan Dihentikan

Bagikan

*Dampak Pembekuan PSSI

MATARAM – Pembekuan PSSI oleh Menpora berimbas ke Asprov PSSI NTB. Karena segala aktivitas Asprov PSSI di seluruh Indonesia dihentikan. Sehingga, Liga Nusantara yang sudah bergulir di Pulau Sumbawa akan dihentikan sementara. Sedangkan Liganus Rayon Pulau Lombok terancam tidak terlaksana. “Kami sudah mendapatkan surat dari PSSI Pusat,” kata Sekretaris Asprov PSSI NTB, Muhazzam

Dijelaskan, surat tersebut berisi penghentian sementara segala aktivitas kompetisi maupun kegiatan PSSI yang lain. “Jadinya mau tidak mau kami harus patuhi,” tutur Muhazzam.

Sebenarnya kondisi ini sudah diprediksi oleh para pelaku sepak bola. Karena dampak buruknya bagi pembinaan dan prestasi ditakutkan bakal hancur. Kini apa yang ditakutkan malah sudah terjadi. Efeknya sudah berimbas ke daerah. Dengan surat dari PSSI pusat tersebut, semua kompetisi resmi PSSI sejak usia dini hingga profesional terhenti.

“Kalau saya ibaratkan Menpora sama seperti narkoba. Narkoba merusak masyarakat, Menpora merusak sepak bola,” ujar Muhazzam.

Dengan keputusan ini, pelaksanaan Liganus di Pulau Lombok dipastikan bakal ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Bahkan, Muhazzam menerangkan kemungkinan terburuk Liganus tahun ini batal digelar. Pasalnya sebentar lagi akan datang bulan Ramadan dan Lebaran. Sehingga waktu dipastikan bakal mepet karena hasil Liganus tidak bisa berlanjut ke fase berikutnya yakni memperebutkan tiket ke Divisi Utama.

“Ini pemerintahan yang kacau. Presiden pun nggak mau tahu. Mereka semua mau menghancurkan sepak bola,” keluh Muhazzam dengan nada kesal.

Kekecewaan Asprov PSSI NTB bukannya tanpa alasan. Pasalnya, Liganus Rayon Pulau Sumbawa telah dilangsungkan. Otomatis kompetisi tersebut kini terhenti. Padahal sudah tidak terhitung biaya, tenaga, pikiran dan waktu serta semangat para pemain dan elemen sepakbola lainnya yang sudah dikorbankan. (ton/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *