Ketik disini

Metropolis

Menyedihkan, NTB Tidak Miliki Konservasi Satwa

Bagikan

MATARAM – NTB menjadi daerah yang tidak ramah satwa langka dilindungi. Selain banyak diburu, daerah ini belum memiliki lembaga konservasi satwa. Kondisi ini dikeluhlan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB Dr Widada.

“Kita kesulitan kalau menemukan adanya satwa, karena kita tidak tahu harus menaruh dimana,” keluh Widada kepada wartawan, kemarin (7/5).

Jika BKSDA menyita sejumlah satwa dari tangan warga, pemiliharaan harus dilakukan dengan fasilitas yang tidak memadai. “Jangan sampai kita yang menyelamatkan. Eh di sini malah mati,” sterangnya.

Hal ini tentu saja menjadi aib. Niatnya memberantas kasus hukum, malah muncul kasus hukum yang baru. Ini memang menjadi tantangan tersendiri buat BKSDA.

Karena, mau tidak mau, sejumlah satwa tersebut harus ditangkar di tempat yang layak dan sesuai syandar konservasi. Sedang konservasi yang paling dekat di NTB adalah Lembaga Konservasi yang berada di Bali, yakni di Bali zoo, kebun binatang Bali.

Mekanisme juga cukup rumit jika hendak mengirim satwa tersebut ke konservasi lainnya. Seperti satwa tersebut harus dikarantina terlebih dahulu. Selain itu, harus menyurati izin dari Pemda setempat.

Selain itu, anggaran selama karantina satwa itu juga tidak sedikit. Mengantispasi adanya pemeliharaan satwa langka ilegal. Pihak BKSDA akan segera menggelar razia yang sifatnya persuasif. (cr-deq/r/9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *