Ketik disini

Headline Pendidikan

Temuan Ombudsman Diragukan

Bagikan

* Adnan: Jangan Hanya Bercuap-Cuap Saja

MATARAM — Temuan Ombudsman NTB tentang selebaran diduga kunci jawaban pada ujian nasional (UN) SMP diragukan. Dewan Pendidikan Mataram menilai temuan itu tak jelas. “Karena belum dibuktikan kebenarannya,’’ kata Ketua Dewan Pendidikan Mataram H Adnan Muchsin pada Lombok Post.

Mantan Kepala SMAN 1 Mataram ini tidak menyalahkan temuan itu. Hanya saja, selebaran itu belum tentu kunci jawaban UN.

‘’Ombudsman jangan hanya bercuap-cuap saja,’’ tudingnya.

Sebelum bercuap-cuap, kata dia, seharusnya Ombudsman mendalami selebaran yang diduga kunci jawaban. Perlu diperjelas, dimana dan dari siapa selebaran didapat.

‘’Ini katanya dapat di warnet ketika siswa hendak menscan selebaran tersebut,’’ imbuhnya.

Adnan malah terlihat heran dengan temuan kunci jawaban UN oleh Ombudsman. Tidak hanya tingkat UN SMP, dalam UN SMA pun ada temuan diduga kunci jawaban.

‘’Hebat Ombudsman ini selalu menemukan selebaran kunci jawaban pada momen UN. Cuma benar tidak itu kunci jawaban,’’ sindirnya.

Adnan justru menyebut, penemuan kunci jawaban syarat muatan politis. Ada oknum tak bertanggung jawab ingin melihat UN amburadul di Mataram.

‘’Ini kan momennya pilkada,’’ ucapnya menduga-duga.

Adnan juga tak percaya jika selebaran ini dijual. Sekarang UN tak lagi menjadi penentu kelulusan maka tak mungkin kunci jawaban dijual.

’Kalau saya melihat ada orang yang ingin mengacaukan UN di Mataram. Apalagi UN tak menjadi penentu kelulusan tak mungkin siswa mau membeli ,’’ cetusnya.

Meski begitu, Adnan meminta temuan Ombudsman langsung disikapi Dikpora Mataram. Temuan Ombudsman harus dibuktikan kebenarannya.

‘’Dinas harus pro aktif di sini,’’ paparnya.

Senada, Kabid Dikdas Dikpora Mataram H Zainal Arifin pun menyebut, temuan dugaan kunci jawaban belum bisa dibuktikan kebenarannya. ‘’Kalau di dalam kelas atau siswa lagi mengerjakan soal UN bisa saja menjadi tanggung jawab Dinas Dikpora,’’ ujarnya. (jay/r13)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *