Ketik disini

Sportivo

Skuad Estafet Putra Pertajam Waktu

Bagikan

* Kejuaraan Atletik di Taiwan

JAKARTA – Raihan impresif kembali dibawa pulang oleh tim atletik Indonesia pada Kejuaraan Atletik di Taiwan, 15-16 Mei lalu. Skuad Merah Putih kembali mempertajam waktunya pada kejuaraan yang khusus memperlombakan nomor estafet tersebut. Tim estafet 4×100 meter putra Indonesia berhasil membawa pulang medali perunggu.

Empat atlet utama estafet putra Indonesia, yakni Iswandi, Fadlin,Yudi Dwi Nugroho, dan Yaspi Boby berhasil menempati urutan ketiga dengan catatan waktu 39,47 detik. Kalah dari Taipei yang menjadi yang tercepat dengan 39,26 detik di posisi pertama serta Hongkong di peringkat kedua dengan 39,44 detik. Meski duduk di posisi ketiga, namun capaian Iswandi dkk cukup positif. Apalagi jika menilik catatan waktu yang dibukukan.

Torehan 39,47 detik tersebut tidak hanya kembali memecahkan rekor nasional di nomor 4×100 meter, namun juga lebih cepat daripada hasil uji coba sebelumnya saat mengikuti kejuaraan 77th Singapore Open Track & Field Championship 2015, akhir Maret lalu, saat mencatatakan waktu 39,67 detik.

Selain itu medali perunggu tersebut juga lebih baik daripada pesaing Indonesia pada SEA Games 2015 nanti yakni Singapura yang menguntit di posisi keempat dengan 39,71 detik.

Hasil positif tersebut tentu saja membuat kepercayaan diri tim estafet putra samakin menebal. Iswandi, mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya saat ini sudah ada pada jalur yang tepat dalam perburuan medali emas di nomor estafet putra.

“Hasil yang cukup baik ini akan menjadi modal yang sangat baik. Apalagi kami kembali memecahkan rekornas untuk kedua kalinya setelah di Singapore Open lalu,” ungkap pelari asal NTB, kemarin (16/5). “Chemistry serta kekompakan semakin hari juga semakin baik,” imbuhnya

Namun dirinya tidak ingin rekannya berpuas diri, karena menurutnya ada ada lubang-lubang yang harus ditambal dan masih terlihat ketika mengikuti kejuaraan tersebut. “Waktu penukaran tongkat aja yang masih perlu kami sepurnakan lagi. Saya rasa itu yang harus terus kami perbaiki,” ungkapnya.

Di sisi lain, hasil lebih baik berhasil diraih oleh tim estafet putri 4×100 meter. Tim putri yang turun dengan komposis Serafi Anelies Unani,Lusiana Satriani, Tri Setyo Utami serta Niafatul Aini. Skuad polesan Henny Maspaitella tersebut meraih perak dengan catatan waktu 45,58 detik.

Meski berhasil merebut perak, namun Serafi dkk telah mendapatkan peringatan yang keras. Sebab salah satu pesaing utama Indonesia nanti, yakni Thailand berhasil menyerobot medali emas dengan catatan waktu 45,12 detik. Sementara itu Singapura berada menempati posisi ketiga dengan 46,18 detik. (mid/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *