Ketik disini

Pendidikan

SMK Harus Introspeksi Diri

Bagikan

MATARAM a�� Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Mataram H Ahsanul Khalik meminta sekolah menengah kejuruan (SMK) perlu meningkatkan keterampilan lulusan mereka. Selain itu, SMK diminta cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan kerja dan perubahan kebutuhan lapangan kerja.

a�?16,8 persen dari jumlah pengangguran adalah lulusan SMK,a��a�� kata Khalik pada Lombok Post saat membuka kegiatan Mataram Job Fair di Mataram Mall, Sabtu (16/5).

Dikatakan, tenaga kerja dari lulusan sekolah menengah tetap dibutuhkan perusahaan. Ada beberapa posisi di perusahaan yang umumnya diisi lulusan SMK. Tapi posisi itu butuh juga keterampilan yang bagus.

a�?Sebab sangat memengaruhi kinerja perusahaan secara umum,a�? terangnya

Ditambahkan, selama ini perusahaan banyak mencari lulusan SMK. Pelamar pun banyak. Tapi ketika proses seleksi maupun magang, lulusan SMK yang diharapkan itu tidak sesuai standar perusahaan. Begitu juga dengan beberapa bidang studi di SMK, tidak tersedia lapangan pekerjaannya di Kota Mataram.

a�?Ini harus diperhatikan agar tidak semakin banyak pengangguran dari tenaga kerja muda yang sebenarnya memiliki keterampilan,a��a�� katanya.

Kasus di Kota Mataram, kata Khalik, ada SMK yang lulusannya hampir semuanya terserap lapangan pekerjaan. Tapi ada juga yang lulusannya sulit terserap lapangan pekerjaan. Kondisi ini harus menjadi perhatian semua pihak dan perlu dievaluasi. Apakah bidang itu kurang menyediakan lapangan pekerjaan, atau standar industri yang sudah berubah.

a�?Standar lulusan SMK harus ditingkatkan,a��a�� ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, semua stakeholders harus duduk bersama. Dikpora, dunia industri, Disosnakertrans perlu membahas persoalan ini agar mengurangi jumlah pengangguran dari lulusan SMK. (fat/r13)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *