Ketik disini

Headline Selong

Tentara dan Polisi Cokok Pemain Pupuk

Bagikan

SELONG – Para pemain pupuk yang mencari keuntungan di tengah kesulitan petani masih bergentayangan. Mereka seolah tak gentar dengan aparat berpakaian coklat dan hijau yang kini bahu membahu. Yang terbaru, kedua korps ini mencokok dua ton urea di sebuah gudang di Bagek Gaet, Pohgading Timur.

a�?Sekarang kami perdalam terus kasusnya,a�? kata Kapolsek Pringgabaya Kompol Eko Mulyadi.

Pelanggaran yang diduga dilakukan terkait izin yang belum dikantongi pemilik. Saat digerebek, yang bersangkutan mengaku sedang mengurus izinnya. Selain itu, ia juga terindikasi menjual pupuk tersebut jauh di atas HET yang telah ditentukan.

Kepada petani pupuk tersebut dilepas dengan harga Rp 260 ribu. Padahal, pupuk bersubsidi masuk dalam kategori subsidi tertutup sehingga penjual resmi tak boleh menjual di atas HET yang sudah ditentukan. a�?Untuk menjual juga harus ada izinnya, tak boleh sembarangan,a�? tegasnya.

Terpisah, Dandim 1615 Letkol Arm Rama HB membenarkan pasukannya bersama polisi mengungkap kasus ini. Mendapat laporan masyarakat, Koramil Pringgabaya langsung bergerak bersama aparat penegak hukum dari kepolisian. Dari keterangan sementara, pemilik menjual di harga Rp 260 ribu karena ingin mencari keuntungan lebih. Kepada aparat ia mengaku membeli dengan hara Rp 220 ribu.

Saat penggerebekan, informasi mencengangkan diperoleh. Penimbun pupuk mengaku membeli dari seorang petinggi unit penyuluhan pertanian (UPP). Sayangnya hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari dinas pertanian dan peternakan sebagai leading sector masalah pupuk. a�?Saya beli dari orang dalam, makanya berani seperti ini,a�? aku pria berinisial A tersebut. (yuk/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys