Ketik disini

Headline Sportivo

Kans Treble Winner

Bagikan

MADRID – Barcelona sukses revans atas kegagalan mereka merebut tahta La Liga musim lalu dari Atletico Madrid. Berkat kemenangan 1-0 di Estadio Vicente Calderon, via gol Lionel Messi pada menit ke-65, Senin (18/5) dinihari WIB, El Barca menutup kans Real Madrid dan mengunci titel liga pada jornada ke-37. Tim Merah-Biru kini memburu gelar Copa del Rey dan Liga Champions.

Seperti diketahui Atletico memastikan titel La Liga musim lalu usai menahan Barcelona 1-1 di Estadio Nou Camp, pada tanggal dan jornada yang sama. Tapi kali ini, giliran armada Los Blaugrana yang ganti berkuasa dan membalas sakit hati mereka dari El Atleti.

Kemenangan 1-0 tersebut sudah cukup bagi Barcelona guna menutup kans Real Madrid yang menguntit dari urutan kedua. Walau mampu menghajar tuan rumah Espanyol 4-1 di saat bersamaan. Koleksi 89 poin milik El Real tak dapat lagi mengejar defisit empat angka dari rival abadinya tersebut dengan satu laga tersisa musim ini.

Selain buat King Leo, segudang pujian tertuju ke entrenador Luis Enrique yang telah mencatat sejarah, sekaligus diambang torehan rekor lainnya. Selain telah ikut dalam daftar pelatih tahun pertama (rookie) yang langsung meraup trofi La Liga. Dia juga masuk dalam grup langka, sebagai juru taktik asal Spanyol gemilang kala memegang skuad utama The Catalans.

Kepahlawanan Lionel Messi, boleh dibilang lagi-lagi jadi aktor utama kemenangan tim tamu di Vicente Calderon kemarin. Akan tetapi, dibalik sederet megabintang Barcelona. Jelas tak mudah buat seorang pelatih macam Luis Enrique mengaturnya. Apalagi, jika sang juru taktik itu masih belum punya prestasi apa-apa ketika menukangi Barcelona B, AS Roma hingga Celta Vigo.

Enrique boleh bersyukur dia berjodoh kembali dengan Barca, dimana dia tidak perlu lagi menanamkan filosofi dan identitas karena semuanya sudah tertanam. Dia hanya perlu menyempurnakan apa yang sudah ada sebelumnya. Berbeda dengan Barca di era Pep Guardiola, Barca-nya Enrique dinilai lebih komplet. Mereka tidak hanya mengandalkan possession football semata.

Barca-nya Enrique dinilai lebih agresif dan lebih piawai dalam melakukan serangan balik, mulai moncer dalam skema bola mati serta sundulan. Di luar itu, hadirnya trio Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar di lini depan tidak membuat Enrique pusing soal keran gol. Kehadiran Ivan Rakitic membuat Enrique lebih mudah menerapkan kebijakan rotasi di lini tengah.

Pun dengan hadirnya dua kiper selevel, Claudio Bravo (khusus di La Liga) dan Marc-Andre tes Stegen (khusus di Copa del Rey dan Liga Champions). Namun jalan Blaugrana musim ini tak mulus-mulus amat. Khususnya dari sisi internal. Pada pertengahan musim ini, Enrique sempat dikritik lantaran performa tim yang menurun dan digoyang lantaran rumor ketidakharmonisannya dengan Messi.

Malah saat itu muncul kabar sang pelatih bakal didepak seturut mundurnya direktur olahraga klub, Andoni Zubizarreta serta wakilnya, Carles Puyol. Tapi, kepemimpinan pria berusia 45 tahun itu, membuat stabil ruang ganti. Dia dapat dukungan dari para pemain senior. Untungnya, King Leo makin dewasa dan mengerti. Begitu pula dengan Suarez yang di awal hanya jadi ‘pembantu’ Messi-Neymar.

”10 bulan lalu saya memulai di sini dengan banyak perubahan. Klub baru saja melalui musim tanpa gelar. Kami tahu ada masa transisi di sini dan kami coba melakukannya sebaik mungkin,” kata Enrique yang juga ditanyai mengapa masa kerjanya di Nou Camp cuma dua musim. ”Saya tidak perlu membuktikan apapun pada diri saya. Jika Anda tampil buruk, maka Anda akan ditendang. Jika Anda tampil biasa-biasa saja atau bagus, Anda akan dikritik. Saya tidak begitu khawatir soal masa depan,” imbuhnya di As.

Lalu bagaimana ambisi Barcelona meraih treble winner dimana pada 30 Mei melakoni final Copa del Rey versus Athletic Bilbao dan pada 6 Juni ditantang Juventu dalam final Liga Champions? ”Kami masih punya dua titel lagi untuk diburu. Saya tidak tahu apakah ini merupakan awal era baru. Tapi kami harus buktkan bahwa kami pantas mendapatkan trofi lain. Kami punya dua laga penting untuk dimainkan dan kami harus buktikan bahwa kami lebih baik dibanding lawan-lawan kami,” tandasnya. (sbn/r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *