Ketik disini

Headline Tanjung

Alhamdulillah, Stok Beras Aman

Bagikan

*Panen Raya Jelang Ramadan

TANJUNG – Menjelang Ramadan, Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan, Kehutanan dan Perikanan (DPPKKP) Lombok Utara menjamin stok beras masih aman. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir kekurangan beras di pasaran.

Kepala DPPKKP Lombok Utara Hermanto mengungkapkan, produksi beras di Lombok Utara dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Apalagi menjelang Ramadan kondisi stok beras cukup relatif stabil. ”Tidak ada masalah. Melihat produksi beras 2014 sudah surplus,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk 2014 produksi beras di Lombok Utara mengalami surplus mencapai 14 ribu ton lebih. Dan sampai Mei ini petani sudah melakukan panen padi di lahan seluas 13 ribu hektare lebih. Hampir di seluruh kecamatan petani sudah melakukan panen. ”Jadi produksi kita sudah mencapai 62 ribu ton lebih. Jadi saya kira tidak akan ada masalah untuk stok beras,” paparnya.

Lebih lanjut, untuk memastikan stok beras selama Ramadan mendatang, DPPKKP juga memaksimalkan lumbung pangan di Lombok Utara. ”Saat ini ada 19 lumbung pangan di Lombok Utara termasuk lantai jemur. Ini diluar lumbung pangan milik masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, lumbung pangan ini sudah mendapatkan bantuan dari pemkab untuk permodalan. ”Ada enam yang sudah kita bantu,” katanya.

Untuk diketahui, Lombok Utara memiliki lahan sawah sekitar 8.584 hektare yang terdiri atas sawah irigasi dan sawah tadah hujan. Pada 2014 lalu, luas panen sawah irigasi seluas 10.457 hektare dengan produksi sekitar 64 ribu ton lebih gabah kering panen (GKP) dan tingkat produktivitas 58,62 kuintal per hektare.

Sedangkan untuk produksi sawah lahan kering seluas 2.062 hektare dengan produksi sebanyak 4.531,84 GKP dan tingkat produktivitas 25,86 kuintal/ha.

Sehingga total produksi gabah kering giling (GKG) pada 2014 sebanyak 61.829,19 ton GKG. Dengan melihat kebutuhan benih sebesar 407,45 ton hingga produksi bersih sebesar 61.421,74 ton GKG atau setara dengan 36.853,04 ton beras.

”Kebutuhan beras 22.595,95 ton pada 2014. Itu berarti kita surplus sebesar 14 ribu ton. Sehingga target produksi padi 2015 kita adalah 70 ribu ton dapat tercapai,” pungkas Hermanto. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *