Ketik disini

Giri Menang

Tiga Tahun Kasus Lahan Ngambang

Bagikan

* Aset Desa di Terong Tawah

GIRI MENANG – Saling klaim kasus lahan aset desa Terong Tawah, Labuapi Lombok Barat ngambang selama tiga tahun. Warga setempat pun kecewa, dan menuntut DPRD Lobar segera turun tangan menuntaskan kasus tersebut.

Kemarin puluhan warga Desa Terong Tawah menggelar hearing dengan DPRD atas penyelesaian kasus tersebut. Hearing berlangsung tertutup bagi media, setelah anggota dewan menolak peliputan langsung.

“Kami kecewa. Ini sudah tiga tahun, tapi tidak ada kejelasan,” kata Perwakilan Warga Terong Tawah, Ikhsan pada media kemarin usai hearing.

Ia menceritakan Ketua Komisi I DPRD Lombok Barat memang berjanji akan menyelesaikan kasus ini. Namun, dewan minta waktu hingga setelah Ramadan. ”Sebenarnya warga berharap perkara ini bisa diselesaikan dengan cepat. Kami sudah tiga tahun berjuang untuk masalah ini,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Lobar, Muhammad Zulkarnaen menerangkan berdasarkan pertemuan dengan warga sudah dapat empat poin bisa menjadi titik terang. Dari hasil hearing terungkap berdasarkan yang disampaikan perwakilan BPN Lobar, Kepala Kantor Aset Lobar, dan DPPKAD Lobar, untuk sementara tanah yang berkasus merupakan tanah KAS Desa.

”Kami tidak bisa menyimpulkan hari ini. Kami minta waktu tiga bulan untuk selesaikan,” katanya. Untuk sementara, dalam pengakuan surat kantor aset Lobar memang benar tanah tersebut masih bersengketa.

Disinggung lamanya kasus yang terjadi hampir tiga tahun, Zulkarnaen mengelak. Menurutnya , justru di DPRD Lobar, kasus ini baru masuk sebulan terakhir. ”Dan kami sudah melakukan action sangat luar biasa sesuai komitmen Lobar bisa menertibkan aset ini,” tandasnya.

Bagi dewan, hearing kemarin merupakan terakhir bagi warga Terong Tawah, karena dewan telah menemukan titik terang. ”Titik temu akan terlihat bila telah mendapat keterangan dari pengklaim lahan tersebut. Yang jelas nanti pembuktiannya ada di kami,” tandasnya. (nur/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *