Ketik disini

Bima - Dompu

22 Lapak Dibongkar Paksa

Bagikan

KOTA BIMA – Sebanyak 22 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah tempat di Kota Bima dibongkar paksa. Pembongkaran itu dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
.
Sejumlah lapak yang dibongkar itu yakni, 13 lapak di Ama Hami, 8 di Paruga Nae dan 1 di Lapangan Merdeka.

Kasi Operasional dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bima Abdurrahman SSos mengatakan, penertiban dilakukan terhadap PKL yang mengganggu ketertiban umum. Sebelum pembongkaran paksa, pihaknya sudah mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang pembinaan dan penataan PKL. ‘’Namun tidak diindahkan para PKL, sehingga lapaknya kita bongkar paksa,’’ akunya.

Lapak PKL yang dibongkar lanjutnya, diangkut dengan truk, karena dinilai membuat lingkungan terlihat kumuh dan kotor. “Kita sudah memberikan toleransi kepada PKL untuk jualan mulai pukul 16.00 Hingga 06.00 Wita. Syaratnya, lapak dibongkar dan dipasang ketika jualan. ‘’Kenyataannya lapak itu dipasang mati. Sehingga lingkungan terlihat kumuh,’’ sesalnya.

Selain membongkar lapak, pihaknya juga mengambil tindakan tegas terhadap PKL yang mangkal di atas trotoar maupun taman maupun mengambil badan jalan.

“Kami akan terus menertibkan PKL yang berjualan di pinggir jalan,’’ tegasnya.

Penertiban PKL kata dia, akan rutin dilaksanakan Satpol PP. Khususnya terhadap pedagang liar dan pasar dadakan yang tersebar di beberapa tempat di Kota Bima. “Rencananya besok (hari ini) kita akan susuri wilayah timur. Salah satunya di Lapangan Pahlawan,” aku pria yang hobi dengan batu akik ini. (jw/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *