Ketik disini

Politika

Anggaran Pilkada Masih Kurang Rp 47 Miliar

Bagikan

MATARAM – Pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB menyerap anggaran lebih dari Rp 132 miliar. Namun dari jumlah tersebut yang tesedia saat ini hanya Rp 57,7 miliar, sehingga masih kurang Rp 47 miliar lebih.

Menurut Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori, dana sebesar itu akan dipergunakan untuk honor penyelenggara baik PPK dan PPS sebanyak 648 orang di kecamatan. Mereka akan bekerja selama delapan bulan penuh.

Begitu juga untuk biaya honorarium untuk 4.338 petugas PPS di desa dan kelurahan selama delapan bulan. Serta biaya panitia pendaftaran pemlih (Pantarlih) selama dua bulan.

a�?Termasuk untuk membayar 45.954 KPPS dan Linmas. Biaya ini di luar biaya petugas KPU kabupaten/kota serta seluruh perangkatnya,a�? tegas mantan Ketua Anshor NTB itu.

Alokasi anggaran dana lainnya yang dinilai menyedot anggaran cukup besar yakni pengadaan dan distribusi logistik pilkada. Logistik yang dimaksud di antaranya berupa formulir, pemungutan suara, penghitungan suara, dan surat suara.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengadakan bahan-bahan kampanye dan alat peraga kampanye pasangan calon kepala daerah. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Pilkada serta PKPU yang baru. KPU provinsi, kata Aksar, akan selalu hadir dalam semua tahapan pilkada. Bahkan pihaknya selalu mengingatkan KPU kabupaten/kota untuk lebih serius dan ikut mengawal proses pilkada serentak 2015.

Menurut dia, seluruh kebijakan yang diambil KPU kabupaten/kota sesuai dengan tahapan dan sangat transparan. Dia berharap publik dapat menilai langsung kinerja KPU kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada 2015.

a�?Kami menjamin integritas, netralitas, dan sikap anggota KPU kabupaten/kota. Kami tetap berkomitmen menyukseskan pilkada serentak 2015 dan menjadi pemilu di NTB lebih berintegritas,a�? papar Aksar. (tan/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys