Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Proses Sederhana, Tembus Pasar Ekspor Nasional

Bagikan

* Mengintip industri rumahan Kemiri di Dusun Pancordao

Belum banyak masyarakat yang terjun dalam usaha ini. Salah satu usaha yang cukup menjanjikan bagi pelaku usahanya. Ya, usaha kemiri. Salah satu usaha ini cukup meberikan jaminan sukses bagi pelaku usaha yang memiliki tekad dan semangat tinggi.

INDUSTRIA�rumahan yang terletak di dusun Pancordao Desa Aiq Dareq Kecamatan Batukliang (lombok tengah) perlu menjadi sorotan. Pasalnya industri rumahan ini menghasilkan omzet menjanjikan. Tidak hanya pengusaha yang bisa mendapatkan keuntungan, Akan tetapi buruh kupasnyapun merasakan hal yang sama. a�?Dari pada nganggur, Lumayan buat bantu penghasilan suami,a�? Ucap Sadariah salah seorang buruh kupas sambil tersenyum.

Untuk bahan bakunya biasanya didatangkan dari luar daerah. Misalnya Bima, Sumbawa sampai Sumba (indonesia bagian timur). Hasil olahannya dikirimkan ke beberapa Kota besar. Seperti Denpasar, Surabaya, Jakarta, dan banyak Kota besar lainnya. Bahkan sampai menembus pasar internasional.

Faridah (40) salah satunya, seorang pengusaha pengolahan bahan baku kemiri sukses di tempat tinggalnya. Memulai usahanya sejak tahun 1999 dengan modal awal hanya 100 ribu. Sejak memulai usahanya perekonomian keluarga semakin membaik. meskipun usaha rumahan ini terlihat sederhana, tetapi omzet yang dihasilkan luar biasa.

Meskipun dengan profesinya sebagai pengusaha sukses, Ibu tiga anak ini tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga. Dengan usaha rumahan ini ia mampu menguliahkan anak pertamanya Farid sampai lulus dan sekarang sudah bekerja. sedangkan Abdul Mugni anak keduanya masih mengenyam pendidikan kelas tiga madrasah tsanawiah. dan anak bungsunya roju juga masih bersekolah. Suaminyapun ikut membantu. Menjadi tempat pengepul bahan baku kemiri disekitaran lombok a�?Saya menjadi tempat pengepul bahan baku lokal,a�? tuturnya sambil tersenyum.s

Tidak hanya itu, Dengan usaha rumahan inilah ia mampu memberikan fasilitas terhadap anak anaknya baik dari segi kebutuhan maupun finansial. Sebuah mobil pick up pun mampu ia beli untuk membantu dalam kelancaran usahanya. a�?Alahamdulillah Allah mempermudah jalan saya,a�? ungkapnya.

Omzet yang diperoleh dari industri rumahan ini bervariasi, tergantung harga pasar. kadang kala jutaan rupiah, bahkan puluhan juta. tergantung dari banyaknya pengolahan dan pengiriman barangnya. a�?Kentungannya bervariasi, tergantung dari jumlah hasil pengolahan dan pengiriman bahan bakunya,a�? ucap Ibu tiga anak ini.

a�?Kadang juga omzetnya juga bisa melebihi dari target pendapatan. Karena pesanan langsung dari luar negri.a�? lanjutnya.

Bagaimana proses awalnya?

Proses pengolahannya awalnya dimulai dengan memasaknya diatas tungku api dengan wadah yang digunakan adalah dari drum penyimpanan minyak yang sudah dibersihkan. Selanjutnya didinginkan dan dipecah kulitnya serta dikupas dan proses yang terakhir adalah dikeringkan atau di oven sampai benar benar kering, tujuannya agar biji kemiri ini awet meskipun dalam waktu lama.

Kulitnya pun sekarang dimanfaatkan menjadi bahan bakar utama dalam pengolahan tembakau. Karna dianggap ketahanan panas serta aroma yang dihasilkan lebih baik dibandingkan dengan menggunakan minyak tanah atau solar. Hal ini menjadi alternatip baru dalam meminimalisir penggunaan minyak negara.

Adapun kendala yang terjadi dalam usaha ini antara lain adalah bahan baku yang terbatas. Hal ini disebabkan karna kemiri merupakan buah musiman. Selain itu juga masalah modal pengusaha yang menjadi masalah utama yang terjadi

Oleh sebab itu perlu adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah kota (PEMKOT) maupun pemerintah provinsi (PEMPROV) dalam hal ini” Sejak memulai usaha ini tak pernah sekalipun menengok apalagi memberi kami bantuan” Ungkapnya.

Meskipun hanya usaha rumahan, bahkan dengan modal awal serba minim bukan menjadi hal yang mustahil untuk menjadi sukses asalkan disertai dengan keinginan dan tekad yang kuat dalam diri. a�?Asalkan punya tekad yang utama tetaplah berdoa,a�? tandasnya sambil melanjutkan aktivitas kerjanya. (farid)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *