Ketik disini

Headline Praya

150 Orang Kena Tipu

Bagikan

*Soal Pemasangan Kwh Baru

PRAYA – Kepala PLN Rayon Praya Lalu Muliadi turun gunung mencari tahu persoalan yang dihadapi masyarakat menyangkut pelayanan kelistrikan. Hasilnya, ditemukan 150 orang warga Desa Tanak Beak, Batukliang Utara (BKU) kena tipu.

“Modus menjanjikan iming-iming pada masyarakat satu hari listrik langsung nyala, tapi dengan catatan uang dimuka,” kata Muliadi pada Lombok Post, kemarin.

Di satu sisi, kata Muliadi, masyarakat tidak tahu orang bersangkutan pegawai PLN atau bukan. Kesempatan ini dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab mencari keuntungan dengan mengatasnamakan PLN.

“Pemasangan baru bisa lewat biro jasa atau pihak ketiga yang ditunjuk PLN. Bisa juga datang langsung ke kantor PLN. Ingat, pemasangan Kwh baru itu gratis,” bebernya.

Kecuali, terang Muliadi, biaya penyambungan jaringan kabel listriknya. Tahapannya warga mengajukan penyambungan, lalu PLN melakukan survei. Setelah itu, menandatangani jual beli tenaga listrik. Beberapa minggu kemudian listrik teraliri. a�?Ingat tidak bisa diselesaikan satu hari. Kalau ada yang janjikan itu bohong,” jelasnya.

Itu pun, tambahnya, penyambungan baru tersebut harus tersedia tiang listrik yang berdekatan dengan sejumlah rumah warga. Sehingga, tidak membutuhkan kabel panjang. Sebaliknya, jika tidak ada atau berjauhan, PLN terpaksa menyiapkan kebutuhan teknis. Jika dipaksakan, ungkap Muliadi, maka berakibat arus pendek listrik.

“Kasus yang menimpa warga Tanak Beak itu murni unsur penipuan. Ada yang sampai belasan juta uang mereka raib karena janji-janji manis orang yang mengatasnamakan PLN,” ujarnya.

Kasus seperti itu juga diminta menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga Loteng. Jika dijumpai laporkan langsung ke kantor PLN, pemerintah desa atau dusun atau ke aparat hukum. Yang penting lagi, tambah Muliadi, warga meminta kartu identitasnya dan dokumen lain.

“Mohon masyarakat bantu kami untuk meminimalisir kasus penipuan ini. Jangan takut dan ragu,” pinta Muliadi.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *