Ketik disini

Headline Metropolis

Ada Fulus, Jalan Mulus

Bagikan

Di akhir masa kepemimpinan Ahyar Abduh-Mohan Roliskana (Aman), soal jalan lingkungan masih belum tuntas. Para kepala lingkungan pun terus berteriak, menuntut janji wali kota agar jalan yang setiap hari mereka lalui ini segera mulus.
———–

PERBAIKANA�infrastruktur adalah program unggulan Pemkot Mataram. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menjanjikan akses jalan di Mataram bisa mulus. Sayang, rencana ini tidak berjalan mulus. Lima tahun memimpin, soal jalan lingkungan masih dikeluhkan warga. Para kepala lingkungan (kaling) kerap menjadi sasaran keluhan.

Para kaling mengaku, setiap tahun, persoalan ini telah disampaikan dalam MPBM. Sayangnya, seolah aspirasi itu hanya ditampung saja.

“Sejak saya masih kecil sampai saya jadi kaling, jalan lingkungan di sini tidak pernah diperbaiki,” ungkap H Haerudin, Kaling Tegal, Kelurahan Selagalas kepada Lombok Post.

Dia kemudian mengajak Lombok Post untuk melihat langsung jalan lingkungan yang telah rusak parah tersebut. Kondisinya yang memang sangat memprihatinkan. Apalagi selain rusak parah, di pinggir jalan lingkungan tersebut ada tiang listrik yang juga hampir roboh. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi warga yang melintas.

“Sudah beberapa kali kami tambal pondasinya. Kami takut nanti tiangnya roboh,” terang Idi, salah seorang Kepala RT di Lingkungan Tegal.

Kaling Batu Mediri, Herman juga mengutarakan hal yang sama. Dia mengungkapkan, warganya mengeluhkan jalan lingkungan yang sudah tidak karuan bentuknya.

“Sudah berapa kali kami laporkan untuk perbaikan jalan lingkungan, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya,” tuturnya.

Memang kekurangan anggaran menjadi alasan utama, sehingga banyak jalan lingkungan yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Dana yang dimiliki Pemkot Mataram tidak cukup untuk memperbaiki semua jalan rusak di Mataram. Dengan panjang jalan sekitar 347 kilometer (km), 25-30 persen diantaranya rusak parah, total dana perbaikan yang dibutuhkan mencapai puluhan miliar rupiah rupiah.

Di akhir tahun 2012, Pemkot Mataram mengajukan pinjaman ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Rp 60 miliar. Sayang selama dua tahun menunggu kepastian, upaya ini gagal. PIP ogah memberikan pinjaman. Alasannya, Kota Mataram tidak masuk kriteria daerah yang layak mendapat pinjaman.

Akibatnya, perbaikan jalan terabaikan. Sebab pemkot terlalu mengandalkan dana pinjaman, sementara mereka tidak menganggarkan perbaikan jalan melalui ABPD murni.

Di akhir masa pemerintahan Aman periode pertama ini, perbaikan jalan lingkungan akhirnya mulai dianggarkan sedikit demi sedikit. Pemkot mencicil janjinya melalui APBD perubahan.

Apalagi di awal 2015, pergantian presiden ikut mengubah kebijakan anggaran pemerintah pusat. Tidak tanggung-tanggung, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Keuangan RI memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 50 miliar untuk perbaikan jalan lingkungan. Ditambah dengan alokasi dari APBD Kota Mataram sebesar Rp 10 miliar. Dengan dana itu, jalan lingkungan ditargetkan akan tuntas tahun ini.

Sayangnya, perbaikan jalan yang diharapkan belum kunjung dilakukan. PU tidak bergerak cepat untuk memroses anggaran. Warga pun kembali menuntut perbaikan jalan yang menjadi hak mereka.

Kepala Dinas PU Kota Mataram H Mahmudin Tura berulang kali meminta warga bersabar. Dia menyebutkan, saat ini proses tender sedang berjalan. Termasuk DAK sebesar Rp 50 miliar dari pusat, sedang disiapkan berkas tendernya.

a�?Akhir Mei ini, berkas tender sudah beres, dan awal Juli sudah mulai pengerjaan,a�? terangnya.

Tura memahami keluhan warga. Namun, pemerintah juga ingin cepat menyelesaikan masalah jalan lingkungan ini. Hanya saja, anggaran yang terbatas menjadi kendala utama. a�?Bila ada fulus, jalan tentu akan mulus,a�? kelakarnya.

Saat ini, pihaknya sudah memperbaiki beberapa jalan lingkungan yang dibiayai APBD Kota Mataram. Beberapa ruas jalan seperti Jalan Lalu Mesir, dan sejumlah jalan lingkungan di Cakranegara sudah bagus. Kekurangannya akan dituntaskan melalui DAK Rp 50 miliar. Ia optimistis, bila dana itu sudah digunakan, maka 98 persen jalan lingkungan bakal mulus. (sirtupillaili/wathoni/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys