Ketik disini

Praya

Jika Aman, Pariwisata Akan Maju

Bagikan

PRAYA – Maraknya kasus kriminalitas terhadap wisatawan di Lombok Tengah, membuat pelaku pariwisata prihatin. Mereka kemudian sepakat menyatukan pendapat serta langkah membantu kepolisian menjaga keamanan di berbagai obyek wisata.

Kesepakatan bersama itu ditandai dengan deklarasi keamanan, mengepal dan mengangkat tangan kanan sebagai simbol perlawanan pada pelaku kejahatan.

a�?Kami sepakat menjaga keamanan di wilayah kerja masing-masing,a�? kata Korwil Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Loteng Lalu Abdul Hadi Faishal, kemarin di da��praya Lombok hotel.

Bagi mereka, keamanan mutlak pendukung suksesnya kemajuan pariwisata. Promosi besar-besaran tidak berarti apa-apa, jika keamanan terganggu. a�?Deklarasi bersama ini menjadi penting untuk dilaksanakan,a�? katanya.

Dikatakannya, keamanan merupakan tugas bersama. Tidak bisa dititikberatkan pada kepolisian, pemerintah atau aparat terkait. Jika itu terjadi, maka menjadi hal yang wajar kasus kejahatan marak terjadi. Untuk itu, seluruh komponen masyarakat harus mendukung dan menggerakkan keamanan tersebut.

Output dari itu semua, kata Hadi Faishal, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. a�?Kalau daerah kita aman, maka kunjungan wisatawan meningkat,a�? ujarnya.

Senada dikatakan badan promosi pariwisata daerah (BPPD) NTB Taufan Ramhadi. Dikatakannya, Gumi Tatas Tuhu Trasna memiliki potensi pariwisata berkelas dunia. Apalagi hadirnya kawasan Mandalika Resort. Sayangnya, potensi itu harus terganggu lantaran keamanan.

Tidak saja terjadi di lokasi obyek wisata, namun di luar itu juga. Hal itulah yang membuat dirinya merasa terdorong ikut serta melaksanakan deklarasi keamanan bersama di wilayah Loteng. a�?Pilihannya sekarang adalah kalau mau kunjungan wisatawan meningkat, maka jawabannya keamanan,a�? ujarnya.

Jika keamanan terjamin, maka kenyamanan pun dirasakan wisatawan. a�?Mari kita bersama-sama ikut menjaga keamanan ini. Tidak saja kami sebagai pelaku pariwisata, tapi seluruh elemen masyarakat,a�? kata Taufan.

Hal yang sama dikatakan Kabid Pemasaran Disbudpar Loteng Suhartono. Dia menginginkan ke depan domain pengembangan dan promosi pariwisata dapat disinergikan dengan seluruh pelaku pariwisata. a�?Bagaimana kita bersama melaksanakan pembinaan secara berkala guna meningkatkan kunjungan wisatawan ini,a�? ujarnya.

Menurut Suhartono, penyatuan persepsi secara langsung dapat meringankan domain tugas keamanan yang dijalankan kepolisian. Menginggat, wilayah Loteng cukup luas, jadi tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh polisi. (dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys