Ketik disini

Praya

Normal Mau Digandeng Demokrat

Bagikan

PRAYA – Suhu politik di Lombok Tengah mulai mendidih. Ini ditandai maraknya isu persiapan deklarasi pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati. Nama Wakil Bupati HL Normal Suzana digadang disiapkan partai berlambang mercy untuk maju bersama kader internal Demokrat Zainul Aidi.

a�?Apakah sebagai balon bupati atau wakil bupati, kami sedang lakukan penggodokan. Yang jelas, beliau miliki popularitas dan elektabilitas tinggi dibanding nama calon lain,a�? kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Loteng Ahmad Ziadi pada Lombok Post, kemarin.

Hal itu diketahui, terang Ziadi, setelah sejumlah lembaga melakukan survei. Nama HL Normal Suzana pun menduduki posisi tertinggi. Jika pilkada dilaksanakan minggu ini, maka HL Normal Suzana memenangkan pesta demokrasi. a�?Ini yang membuat kami ingin menggandeng Normal,a�? ujarnya.

Jika itu terwujud, menurut Wakil Ketua DPRD Loteng tersebut peta politik berubah drastis. Apalagi, nama-nama paket balon bupati dan wakil bupati mulai bermunculan. a�?Menurut ramalan cuaca politik, bupati periode berikutnya dari selatan. Itu guna menjamin keseimbangan daerah,a�? kata Ziadi.

Jika tidak dari selatan, lanjut Ziadi tentu dari utara. Sementara dari tengah sudah dijalankan sebelumnya. a�?Subtansi dalam politik adalah, bagaimana Loteng ini bermadani. Sehingga, harus ada keadilan,a�? sindirnya.

Diakui Ziadi, wilayah selatan terdiri dari Kecamatan Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya dan Praya Timur memiliki potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia mumpuni. Hanya saja, belum dikelola maksimal. Sehingga, asas keadilan jawabannya.

Bagi Ziadi, keterwakilan masyarakat wilayah selatan harus ditunjukkan dalam pilkada tahun ini. Jika tidak, maka lambat laun akan tenggelam. Mengingat banyak kader terbaik di wilayah yang satu. Salah satunya adalah HL Normal Suzana. a�?Semoga beliau mau menerima amanah nantinya,a�? kata Ziadi.

Jika tidak, tambah Ziadi, ada nama-nama lain yang disiapkan. Sebut saja, HL Suprayatno atau akrab disapa Gede Drip mantan wakil bupati periode 2005-2010, HL Djazuli Azhar dan HL Sudiartawan anggota DPRD NTB, Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Loteng Azhar dan pelaku pariwisata HL Fathurrahman.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys