Ketik disini

Praya

Danrem: Kalau Tidak Bisa Saya Copot

Bagikan

* Babinsa Diperintah Buat Lahan Percontohan

PRAYA – Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Rudy Irham Srigede memerintahkan kepada seluruh Babinsa di NTB untuk membuat dan memiliki lahan percontohan di tempat tugas masing-masing. Setiap desa/kelurahan minimal 1 hektare.

a�?Lahan pertanian itu harus menggunakan matode jajar legowo, dengan bibit padi jenis baru kartika satu 82,a�? kata Rudy pada Lombok Post.

Setiap bulan, kata Rudy, Babinsa melaporkan perkembangan lahan percontohan ini. a�?Tolong ini diperhatikan dan dilaksanakan di setiap desa/kelurahan masing-masing. Tidak ada kata tidak bisa, jika kita tidak berusaha,a�? tegasnya.

Agar berjalan sukses, orang nomor satu di korps TNI Gumi Gora itu meminta para Babinsa menggandeng kelompok tani. Dengan harapan, mereka memberikan lahannya untuk dijadikan lahan percontohan.

a�?Di sinilah saya ingin melihat peran Babinsa itu. Kalau ada sekelompok masyarakat tidak mengenal Babinsa di tempat tugasnya, maka saya akan copot,a�? ancam Rudy.

Peran penting Babinsa, ungkap Rudy, sangat besar. Khususnya, mensukseskan program swasembada pangan. Agar mereka mengetahui pola tanam pertanian jajar legowo, pihaknya telah menandatangani kerja sama dengan pemerintah provinsi guna memberikan pelatihan pada Babinsa.

Kegiatan itu, akan dilaksanakan secara simultan hingga merambah seluruh Babinsa di kabupaten/kota di NTB. a�?Sebelumnya kita sudah memberikan pelatihan kepada 176 Babinsa di balai provinsi. Kegiatan semacam ini terus saya galakkan,a�? ujarnya.

Sehingga, output yang dihasilkan dari pelatihan itu dapat dipraktikkan langsung ke para petani. Tidak ada kata tidak bisa, mengingat Babinsa mendapatkan perbekalan pengetahuan secara teoritis dan praktis.

a�?Kalau langkah ini tidak berhasil, maka saya akan tekankan tingkat Kodim bila perlu Koramil,a�? tegasnya.

Kebijakan itu juga, tambah Rudy, didukung penuh oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia. a�?Setiap saya turun ke desa-desa, saya pasti mempertanyakan kepada Babinsa apa itu jajar legowo. Kalau tidak bisa menjelaskan, maka siap-siap saja saya copot,a�? ancamnya.

Selain itu, dia juga berjanji membantu pemerintah dalam mensosialisasikan dan ikut melaksanakan program swasembada pangan. Khususnya, menyangkut hal teknis misalnya program pembangunan fisik irigasi pertanian, pengawasan pupuk dan bibit atau kebutuhan pertanian lainnya.

a�?Melalui kesempatan ini saya meminta para petani bisa tersenyum karena ada bantuan sebesar Rp 1,1 juta per hektarenya untuk perbaikan jaringan irigasi,a�? beber Rudy.

Sedangkan untuk optimalisasi lahan, disiapkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta per hektarenya. a�?Yang jelas, pusat memperhatikan program swasembada pangan ini. Semoga, seluruh bantuan bermanfaat bagi kemajuan pertanian kita,a�? ujarnya.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *