Ketik disini

Selong

Langgar Aturan, Kucing-Kucingan dengan Polisi

Bagikan

* Mengamati Kebiasaan Pengendara di Lotim (2)

Pelanggaran lalu lintas di Lotim terbilang masih tinggi. Selain ugal-ugalan di jalan, warga sering tak mematuhi rambu-rambu jalan hingga kucing-kucingan dengan polisi.

***

DENGAN santainya seorang anak yang masih di bawah umur membonceng ibu dan seorang adiknya. Anak perempuan yang masih duduk di bangku SD itu sudah berani membawa kendaraan bermotor.

Hampir dipastikan ia belum memiliki SIM. Bisa jadi surat-surat kendaraan juga tak lengkap. Tak hanya itu, berboncengan tiga orang saja sudah masuk kategori melanggar. Namun si anak tetap cuek berkendara. Mungkin di benaknya ia berkata, toh tak ada polisi. Tak satupun dari mereka bertiga juga menggunakan helm.

Dengan santainya ia menjalankan motor matic melalui Jalan TGH Zainuddin Abdul Majid. Sebuah jalan yang sebenarnya menjadi jalur percontohan. Oleh Polres Lotim melalui Lantas, jalur itu diwajibkan mengenakan segala kelengkapan berkendara. Namun inilah realitas di lapangan. a�?Masih banyak pelanggar,a�? kata AKP Supyan Hadi, Kasatlantas Polres Lotim.

Beragam cara sudah dan terus dilakukan polisi. Mulai dari sosialiasi penyadaran, hingga mengincar dengan tilang bagi pelanggar. Kini Operasi Gatarin juga sedang dimulai, sebagian pelanggar akan ditilang. Tujuannya memberikan efek jera, dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Toh itu untuk keselamatan dan keamanan si pengendara itu sendiri. a�?Kalau taat aturan itu pasti untung,a�? katanya.

Namun memang masyarakat banyak yang belum sadar. Mereka selalu mencari celah untuk menghindari aprat. Kerap kali aksi kucing-kucingan terjadi. Mulai dari kabur saat ada razia, hingga memilih jalan yang tak ada polisinya menjadi senjata jitu para pelanggar.

Terhadap hal itu, Polres Lotim berjanji tak akan menyerah. Mereka siap terus mengupayakan langkah preentif, preventif, hingga persuasif. Semua cara akan dijalani untuk terus meningkatkan kadar kesadaran masyarakat. (Wahyu Prihadi/Selong)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *