Ketik disini

Sumbawa

Anggota Dewan Divonis 16 Bulan

Bagikan

*Kasus Pengancaman via SMS

SUMBAWA – Sidang kasus pengancaman melalui SMS yang melibatkan anggota DPRD Sumbawa, Syamsuddin alias Biok ini memasuki tahapan putusan. Dalam sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa kemarin, majelis hakim kasus tersebut memvonis Biok dengan pidana selama satu tahun empat bulan (16 bulan) penjara.

Dalam sidang yang digelar sekitar pukul 15.00 Wita kemarin itu, Biok terlihat sangat tegang. Saat memasuki ruang sidang, dia langsung duduk di kursi pesakitan, tanpa memperhatikan para pengunjung lain yang merupakan keluarganya sendiri. Sebelum sidang dimulai, Biok juga terlihat menarik nafas dalam-dalam.

Selama persidangan, ketua majelis hakim yang menangani kasus tersebut, Panji Surono, SH MH membacakan amar putusannya. Sebelum itu, kronologis kasus pengancaman yang dilakukan Biok terhadap H. Ruslan alias H. Lodot yang merupakan kakak kandungnya sendiri, juga dibacakan.

Keterangan saksi dan ahli ITE juga dibacakan oleh hakim yang juga Ketua PN Sumbawa ini. Intinya, unsur-unsur terkait dugaan pengancaman terhadap pelapor oleh terdakwa Biok sudah terpenuhi. Akhirnya, hakim menjatuhkan hukuman selama satu tahun empat bulan penjara kepada terdakwa biok.

Atas putusan ini, majelis hakim memberikan waktu selama tujuh hari bagi terdakwa ataupun JPU untuk menentukan sikap. Baik terdakwa Biok ataupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus ini, M. Isa Ansyori menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Seperti diberitakan, Syamsuddin alias Biok ditahan aparat Polres Sumbawa sejak Januari lalu. Dia diduga melakukan pengancaman terhadap kakak kandungnya sendiri, H. Ruslan alias H. Lodot via SMS. Pengancaman ini dilakukan, diduga buntut dari pemilu legislatif lalu. Dimana Biok dan H. Lodot merupakan peserta dari partai dan Dapil yang sama. (run/r9)

Komentar

Komentar