Ketik disini

Praya

Dongkrak Ekonomi, DKP Siapkan 600 Ribu Bibit

Bagikan

* Melihat Potensi Budidaya Ikan Air Tawar (1)

Kabar gembira bagi pemilik kolam ikan air tawar di seluruh Lombok Tengah. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kini menyiapkan bantuan bibit ikan gratis.

***

UNTUK mendapatkan bantuan ini cukup dengan mengajukan surat pengantar atau proposal yang disahkan pemerintah desa atau dusun. Setelah itu, pegawai DKP melakukan survei kelayakan. Tujuannya, mengetahui kapasitas ikan yang tertampung dalam kolam. Tidak perlu membutuhkan waktu berminggu-minggu.

Di tahun ini, DKP menyiapkan 600 ribu bibit ikan berbagai macam jenis. Sebut saja, ikan Mas, Nila, Mujair, ikan Lele, Tawes, Nilem, Betok, Sepat Siam, dan Gabus. Bantuan berbagai jenis ikan ini disesuaikan dengan kondisi alam. Khususnya, kolam. Salah satu contoh, jika kolamnya hanya mengandalkan air hujan, maka cocok membudidaya ikan Lele.

Dari total lahan potensial budidaya ikan air tawar yang mencapai 13.089 hektare, baru 1.229,01 hektare dimanfaatkan masyarakat. Sisanya, diharapkan dapat dikembangkan ke depan guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Mereka yang mengembangkan budidaya ikan air tawar itu rata-rata warga desa di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara (BKU) dan Kopang. Zona aik meneng atau wilayah utara itu memang dikenal kaya sumberdaya air. Sehingga, masyarakatnya memanfaatkan potensi itu untuk budidaya ikan air tawar.

Rata-rata mereka membudidaya ikan Nila, Mujair, Mas, dan Gabus. Hasilnya pun tidak diragukan lagi. Mereka mampu menyekolahkan anak-anak mereka hingga bangku perguruan tinggi.

Sebagian masyarakat wilayah tengah juga ikut ambil bagian membudidaya ikan air tawar. Mereka lebih memanfaatkan bendungan Batujai dan dam Pengga. a�?Saya membudidaya ikan air tawar ini dibarengi dengan lesehan. Alhamdulillah, hasilnya memuaskan,a�? ujar H Mansur, salah satu pemilik kolam ikan air tawar di Desa Aik Berik, BKU.

Untuk urusan pakan ikan, ia mengaku tidak bingung. Cukup dengan sisa santapan pengunjung lesehan seperti nasi, lauk pauk, dan sayur mayur langsung ditaburkan ke kolam, ikan-ikan pun berebutan memakannya. Termasuk, menyiapkan pakan khusus. Budidaya ikan air tawar, bagi sebagian orang sangat menguntungkan.

Karena tidak membutuhkan tenaga, waktu dan materi berlebihan. Beda halnya bertani atau berkebun. Atas dasar itu, DKP menggalakkan warga agar memulai bisnis baru. Pasalnya, sudah banyak contoh yang sukses lantaran tekun membudidaya ikan air tawar.

a�?Jangan ragu lagi, jika kekurangan bibit ikan silakan datang ke kantor. Kami siapkan bantuan bibit ikan termasuk pelatihan serta kesehatan ikan,a�? sambung Kepala DKP Loteng H Maulana Razak.

Diakuinya, setiap tahun DKP menyiapkan bantuan bibit ikan. Hanya saja, minim sekali peminat. Padahal, luasan lahan potensial budidaya ikan air tawar tersisa 11.860 hektare. Jika semua termanfaatkan, maka berapa ratus ribu ton ikan yang dihasilkan dan berapa keuntungan yang dinikmati.

a�?Mau itu kolam pribadi, kelompok atau bisnis, kami tetap memberi dukungan. Mari bersama-sama mengembangkan budidaya ikan air tawar,a�? seru Maulana.(Dedi Shopan Shopian/Loteng/Bersambung)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *