Ketik disini

Kriminal

Ini Memalukan!

Bagikan

* Empat Wisatawan Kemalingan

SENGIGI – Empat wisatawan yang menginap di Hotel Santosa, Senggigi kemalingan Selasa, lalu. Ini memalukan, sekaligus menampar pihak hotel maupun dunia pariwisata NTB.

Akibat kejadian itu, keempat wisatawan mengalami kerugian sekitar tiga juta rupiah. a�?Pengamannya sudah lumayan maksimal. Namun alat keamanannya masih minim. Tidak ada terpasang CCTV,a�? ujar Kapolsek Senggigi AKP Muhammad Yanis.

Kejadiannya sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, keempat wisatawan lokal tersebut tidak berada di kamarnya. Mereka sedang keluar menikmati keindahan beberapa tempat wisata di Pulau Lombok. a�?Mereka mengaku tidak menyangka bisa kemalingan. Sebab di hotel tersebut, hanya orang-orang tertentu seperti pemilik kamar dan pihak manajemen hotel saja yang diperbolehkan memasuki kawasan. Apalagi kamar hotel terkunci,a�? paparnya.

Sehingga, ketika wisatawan kembali ke kamarnya, mereka kaget. Karena barang-barangnya berantakan. Anehnya, pintu kamarnya tertutup rapi seperti semula. Korban heran sambil memeriksa barang-barangnya.

Merasa uangnya ada yang hilang, korban berkomunikasi dengan teman sebelah kamarnya. Ternyata bukan hanya satu orang, ke empat orang dengan kamar berbeda mengalami hal sama. a�?Mereka yakin, telah terjadi kehilangan. Mereka saling mengadu kalau uangnya berkurang,a�? ungkap Yanis.

Modus pencurian sendiri tidak mengambil keseluruhan dari barang atau uang korban. Ia hanya mengambil sebagian uang. Masing-masing korban kehilangan uang antara lima ratus sampai satu juta rupiah. a�?Ia mengambil uang korban itu tidak semuanya, ia hanya mengambil sebagian kecil dari yang korban miliki,a�? ungkap Yanis.

Kemarin, Polsek Senggigi melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa orang saksi dari hotel tersebut. Sampai saat ini, pelaku pencurian belum diketahui. a�?Kami akan melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui pelaku pencurian tersebut,a�? tegasnya. (cr-mas/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *