Ketik disini

Headline Metropolis

Alasan PNS Malas, Klasik!

Bagikan

MATARAM – Penertiban Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemalas mendapat perhatian dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mataram.

Kepala BKD H Dewi Ariani mengatakan, penertiban terhadap PNS malas sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI No 35 tahun 2010.

Permen tersebut mencantumkan kewajiban dan penertiban PNS mangkir dari tugas. PNS yang tidak masuk lima hari akan dapat teguran lisan, hingga pemberhentian jika mangkir lebih dari 46 hari.

a�?Rata-rata alasan mangkir itu klasik,a�? ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sedang menunggu edaran lanjutan dari kebijakan dari Permen tersebut. Ia menyatakan, saat edaran dikeluarkan, pihaknya akan menginformasikannya ke Kepala SKPD, Kecamatan hingga Kelurahan.

Terkait hasil sidak beberapa waktu lalu, tingkat kehadiran PNS sekitar 85 persen. Masih ada oknum-oknum PNS tidak disiplin. PNS-PNS tersebut masih tidak memiliki komitmen dengan kewajiban sebagai aparatur negara.

Kinerja para PNS akan dinilai dalam SKP (Sasaran Kerja Pegawai).

Penilaian berupa sasaran kinerja pegawai dan perilaku. PNS membuat kontrak kerja selama satu tahun yang dievaluasi langsung masing-masing atasan.

Terkait rencana pengadaan absensi sidik jari, pihak BKD sedang mengusahakan dalam anggaran. Absensi sidik jari dirasa sangat efektif karena dapat meningkatkan semangat pegawai untuk hadir.

a�?Semoga saja tahun ini bisa ada,a�? harapnya.

Pihak BKD sangat mendukung jika ada edaran Permen tentang pemecatan PNS pemalas. Kebijakan tersebut dirasa sangat baik untuk meningkatkan kualitas dan kinerja mereka.(cr-fer/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *