Ketik disini

Metropolis

Awal Puasa, Takjil Bakal Dirazia

Bagikan

MATARAMA�– Kepala Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen(BMPK), Taufiqurrahman berencana menggelar razia takjil di awal puasa. Rencana tersebut akan digelar selama tiga sampai empat hari.

a�?Kita akan memeriksa semua makanan langsung di tempat,a�? kata Taufiq kepada Lombok Post.

Alasannya, banyak zat berbahaya digunakan dalam pembuatan makanan buka puasa. Contohnya seperti Rhodamin B yang digunakan sebagai pewarna. Zat ini mengandung senyawa klorin (CI) yang bersifat racun bagi tubuh.

Hal ini dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti gangguan fungsi hati, pembesaran hati dan ginjal, bahkan kanker hati. a�?Tentunya ini sangat buruk bagi kesehatan masyarakat,a�? lanjutnya.

Setiap produk yang terbukti mengandung zat berbahaya akan disita. Para pedagang yang menggunakan bahan tersebut akan diberikan pembinaan. Sehingga menimbulkan efek jera pada mereka. Namun jika mereka mengulangi perbuatannya, para penjual akan diberikan sanksi tegas.

Dikatakan, banyak produk masih dalam pengawasan BMPK terkait kandungan zat berbahaya. Contohnya seperti penggunaan boraks dalam pembuatan kerupuk tempe atau kerupuk beras. Penggunaan formalin dalam mie basah dan lain sebagainya. a�?Untuk Mataram masih relatif aman,a�?ungkapnya.

Terkait masalah produksi kerupuk yang mengandung boraks di Gegutu, ia melaporkan, berdasarkan hasil pengecekan sudah tidak ada lagi yang menggunakan zat tersebut. a�?Para perajin mengaku menggunakan zat tersebut atas permintaan warga,a�? tandasnya.

a�?Ini semua karena pemahaman masyarakat yang kurang. Lebih enak sedikit dibilang bagus, padahal enggak,a�? tandasnya.(cr-fer/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *