Ketik disini

Bima - Dompu

Hati-Hati Gunakan ADD

Bagikan

BIMA – Sebanyak 191 desa penerima Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Bima diingatkan untuk behati-hati menggunakan anggaran tersebut.
a�Z
Kabid Pemerintahan Desa BPMDes Kabupaten Bima Mardiana SH mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan transparan dan akuntabel.

a�?a��ADD dan DDA merupakan hal yang baru bagi aparatur pemerintah desa. Karena itu desa harus berhati-hati dalam menggunakannya,a��a�� tegas Mardiana pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.

Kata dia, penggunaan ADD dan DDA diperuntukan sesuai Angaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang dibuat oleh desa. Jika dilaksanakan di luar APBDes, akan menjadi temuan Inspektorat, BPKP dan KPK selaku tim pengawas.

a�?a��Tapi kami juga akan mendampingi mereka. Dengan cara memberikan pembinaan tentang penggunaan anggaran itu,a��a�� terangnya.

Menurut dia, aparatur pemerintah desa masih kaku menghadapi ADD dan DDA. Karena ADD dan DDA merupakan hal baru, sehingga dibutuhkan waktu untuk membimbing.

a�?a��Saya melihat kendala pengunaan ADD ada pada SDM. Karena ADD ini sangat baru bagi pemerintah desa,a��a�� ujarnya.

Meski begitu, dia mengaku Kabupaten Bima sudah bisa memahami penggunaan ADD. Buktinya kata dia, sebagian besar desa sudah ada yang dicairkan anggaran tersebut.

a�?a��Mereka punya kemauan untuk mengetahui dan sering konsultasi dengan kita,a��a�� ujarnya.

Mardiana mengimbau aparatur pemerintah desa agar melaksanakan ADD dan DDA sesuai peruntukannya. Membuka kran informasi kepada masyarakat dan media massa.

a�?a��Kades sebagai pemegang kekuasaan pengelolah keuangan desa diharuskan rajin bersosialisasi. Berdasarkan perencanaan yang sudah tertuang dalam APBDes,a��a�� pungkasnya. (dam/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *