Ketik disini

Kriminal

Jejak Tiga Begal Terendus

Bagikan

Ket: Suprayitno, pelaku pembegalan, kemarin masih terbaring di ruang perawatan karena dihajar warga usai membegal H Tohri, warga Kapek, Gunungsari.

* Polisi Yakin Bisa Borgol Pelaku

MATARAM – Satreskrim Polres Mataram mulai menemukan titik terang terkait kasus begal yang dilakukan Suprayitno dan tiga orang rekannya. Polisi menemukan tiga buah kendaraan yang diyakini adalah motor hasil pembegalan Suprayitno CS.

Berawal dari tertangkapnya Suprayitno, Sat Res Polres Mataram terus melakukan pengembangan pada kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap Suprayitno terus dilakukan, meski Suprayitno sendiri sempat beberapa kali membohongi pihak kepolisian.

a�?Kita sudah melakukan penyelidikkan lebih lanjut, dan Suprayitno juga sudah kita interogasi,a�? kata Kasat Reskrim Polres Mataram Dwi Agus Ananto.

Berdasarkan keterangan Suprayitno, polisi pun langsung melakukan pengintaian. Tidak hanya itu, Polres Mataram dibantu Polda NTB terus melacak HP milik para kawanan begal.

Usaha polisi membuahkan hasil. Handphone genggam yang di gunakan salah satu pelaku berhasil terlacak. Pihak kepolisian menemukan HP tersebut berada di sebuah kebun di Desa Sembung, Kecamatan Lingsar. Polisi pun langsung bergerak ke lokasi.

Namun setibanya di lokasi, polisi tidak menemukan satu pun dari tiga pelaku tersebut. Namun, hal itu bukan berarti pelacakkan polisi salah. Terbukti dengan ditemukannya tiga buah motor bodong di dalam sebuah semak-semak di kebun tersebut. a�?Kita temukan cuma barang buktinya saja. Tapi identitasnya sudah kita kantongi,a�? ujar Dwi.

Sebelumnya, Suprayitno dan tiga orang rekannya membegal Haji Tohri yang saat itu membawa uang senilai Rp 50 juta rupiah. Menurut pengakuan Suprayitno, ia dan rekannya membuntuti korban dari pasar Selagalas seusai menjual ternaknya.

Kemudian korban pun dicegat tidak jauh dari rumah korban yang terletak di desa Kapek, kecamatan Gunungsari. Para pelaku menebas korban dan membawa lari uang tunai dan motor Honda Revo milik korban.

Sial bagi Suprayitno, ia ditinggalkan kawanannya setelah tetangga korban, Jumaidi mencegatnya sesaat sebelum ia melarikan diri. Jumaidi pun berhasil mengehentikan Suprayitno hingga warga datang dan langsung menhakimi Suprayitno di tempat.

Naas Bagi Jumaidi, aksi heroiknya tersebut membuatnya mengalami luka cukup serius hingga langsung di larikan ke RSUP Mataram. Ia menderita luka tebas di wajah sebelah kiri saat menarik Suprayitno yang akan melarikan diri. a�?Kita masih selidiki dan terus mengejar tiga tersangka yang masih buron,a�? tandas Agus. (cr-van/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *