Ketik disini

Giri Menang

Los Pasar Ikan Gerung Mangkrak

Bagikan

*Telan Dana Ratusan Juta Rupiah

GIRI MENANG – Pembangunan los pasar ikan tradisional Gerung dan ruang penyimpanan es atau cold storage terkesan sia-sia. Hingga kini, proyek pusat itu belum dimanfaatkan sama sekali.

Pemkab Lobar beralasan penggunaan los pasar ikan itu terkendala air dan listrik. Padahal, proyek itu menelan anggaran ratusan juta rupiah. a�?Los pasar ikan ini dibangun tahun lalu. Tapi, belum dipakai,a�? aku Ilham, pedagang di Pasar Gerung, kemarin.

Menurut dia, bangunan los pasar ikan sangat representatif. Namun, penggunaan belum dioptimalkan maksimal oleh pemerintah. Padahal, pedagang sudah siap menempati.

a�?Kami tergantung pemerintah. Kami juga minta jangan dipisahkan dengan pasar umum. Kalau bisa disatukan saja,a�? pintanya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ahmad Subandi mengaku jika los pasar ikan belum bisa beroperasi. Awalnya, sambung dia, terkendala listrik tapi sekarang sudah ada. a�?Dulu terkendala listrik dan air. Tapi sekarang listrik sudah masuk,a�? katanya.

Untuk pemanfaatan los pasar ikan ini, Diskanlut sedang berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD). Menurut Subandi, DPPKD sudah punya rancangan. Pembatasan pasar umum dan los pasar ikan akan dijebol. a�?Di situ masih ada sekat jual bakso. Kita harus relokasi penjual bakso. Makanya kami koordinasi dengan Disperindag,a�? ujarnya.

Disinggung mengenai proyek los pasar ikan, ia menegaskan, proyek itu berasal dari dana pusat. Nilai proyek yang bergulir tahun 2014 tersebut mencapai angka ratusan juta rupiah. a�?Proyek ini dari dana APBN,a�? aku dia.

Informasi yang didapat Lombok Post, pembangunan los pasar ikan memiliki pagu dana Rp 452,890 juta. Kala itu, proyek itu direbut 41 perusahaan. (jlo/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *