Ketik disini

Kriminal

Terdakwa Segera Diadili

Bagikan

MATARAM – Lima terdakwa kasus alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedjono Lombok Timur (Lotim) segera diadili. Rabu lalu, berkas P21 perkara tersebut sudah diserahkan oleh Ditreskrimsus Polda NTB ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong.

Pelimpahan berkas perkara itu juga sudah diterima pihak Pengadilan Negeri (PN) Mataram. “Iya kita sudah terima pelimpahannya,” ujar Humas PN Mataram, Sutarno.

Berkasnya sendiri diterima pihak PN pada Senin (1/6). Ada lima orang terdakwa kasus tersebut. Yakni, AT, NAW, DI, AF dan US. Salah satu dari terdakwa adalah mantan Direktur RSUD Selong.

Nomor registrasinya sendiri terdaftar dengan nomor 19/PIDSUS.TPK/2015/PN Mataram. Sutarno menambahkan, majelis hakimnya sudah ditetapkan. Yakni, Anak Agung Putu Ngurah Rajendra akan bertindak sebagai hakim ketua. Sedangkan anggotanya, Wari Juniati dan Edward Samosir.

Namun untuk jadwal sidang perdananya, pihak PN tidak bisa memastikan. Mungkin akan bisa dipastikan beberapa hari ke depan. Sementara kuasa hukum terdakwa, Malik membenarkan berkas perkara kliennya sudah diterima pihak PN Mataram. “Iya kita sudah dapat konfirmasinya,” ujar Malik ditemui di PN Mataram.

Ia juga menyampaikan telah memersiapkan segalanya terkait sidang perdana kliennya. Ditanya apakah ia menangani kelima terdakwa sekaligus? Malik membantah.

Ia hanya menjadi kuasa hukum atas satu klien saja. Namun, ia enggan membeberkan siapa terdakwa yang menjadi kliennya itu. Sebelumnya, kasus tersebut mengambang selama enam tahun. Dan itu berkasnya dinyatakan lengkap atau P21 sejak dua pekan sebelumnya.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan empat orang lainnya merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pengadaan alat kesehatan senilai Rp 4,1 miliar di Kerjakan oleh PT CM. (cr-deq/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *