Ketik disini

Metropolis

Ah, Martawang Terlalu Bermimpi

Bagikan

MATARAM – Pemkot Mataram masih bermimpi membuka jalur laut yang menghubungkan Kota Mataram dengan Pelabuhan Amet di Kabupaten Karangasem. Rencana ini terus digulirkan meski minim realisasi. Belum ada tindakan nyata dari pemerintah untuk mewujudkan impian ini.

Meski demikian, Kepala Bappeda Kota Mataram Lalu Martawang tetap mengatakan Pelabuhan Mapak ini bisa terealisasi.a�?Wali Kota Mataram sudah ketemu Bupati Karangasem. Sudah ketemu juga dengan Deputi Sarana Prasarana Bapenas,a�? ungkap Martawang.

Ia menjelaskan, kedua kepala daerah mendorong agar pemerintah pusat mendukung inisiasi Pemkot Mataram dan Pemkab Karangasem untuk membuka akses penyeberangan antara Pelabuhan Amet Karangasem dengan Mapak Ampenan.

a�?Kami juga sudah berikan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan rencana awal untuk membuat pelabuhan di situ,a�? jelas Martawang.

Termasuk kajian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah dikantonginya. BPPT telah menganalisi berbagai komponen yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Mapak.

a�?Hasil analisi BPPT, kawasan Mapak layak dibangun pelabuhan dengan standar harus tersedia kolam labuh, dan lebih bagus dibangunkan pemecah gelombang,a�? terangnya.

Berbekal hasil analisis ini, Pemkot Mataram juga telah mengkomunikasikan rencana ini dengan Pemprov NTB. Mereka juga memberi atensi terhadap ide pemkot ini.

Martawang semakin optimistis karena rencana ini selaras dengan skenario nasional pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mengedepankan pembangunan kemaritiman. a�?Momennya pas kita tawarkan pembangunan pelabuhan untuk memperpendek jalur laut dari Pelabuhan Amet di Bali dengan Mapak di Lombok,a�? sambungnya.

Ia menambahkan, pemkot tetap mendorong rencana ini bisa terealisasi sembari tetap menunggtu respon dari pusat. a�?Pemda konteksnya menyediakan lahan. Proses kontruksi dilakukan pusat,a�? kata Martawang. a�?Rencana ini juga akan memberi nilai lebih bagi Provinsi Bali,a�? pungkasnya. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *