Ketik disini

Praya

Tak Ada Muscab PKB di Loteng

Bagikan

PRAYA – Kegelisahan pengurus anak cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Lombok Tengah terjawab. Setelah, pimpinan wilayah (DPW) mengeluarkan keputusan tidak akan muscab untuk memilih pengurus DPC.

a�?Sampai pertengahan Juni ini, tidak ada tanda-tanda Muscab maka 50 persen SK pengurus lama saya perpanjang,a�? kata Ketua DPW PKB NTB TGH Najamudin Moestafa.

Artinya, nama mantan Ketua DPC PKB Loteng Burhanudin Yusuf yang dikarateker DPW akan dicabut. Selanjutnya, bersangkutan beserta jajaran pengurus lainnya kembali melanjutkan perjalanan roda organisasi.

a�?Saya mengeluarkan keputusan ini atas dasar menjaga nama baik dan kekompakan kader PKB. Apalagi, mendekati pilkada,a�? kata mantan anggota Komisi III DPRD NTB ini.

PKB di Loteng, kata Najamudin memiliki daya tawar karena jumlah kursinya terpenuhi di enam daerah pemilihan (dapil). Sehingga, untuk mengusung bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati tinggal membutuhkan empat kursi lagi atau sesuai syarat yang ditetapkan KPU 10 kursi.

a�?Saya pribadi mengikuti perkembangan informasi pilkada di Loteng. Khususnya lagi, menyangkut konflik internal PKB Loteng. Agar konflik tidak melebar, maka sebaiknya kita memikirkan kepentingan yang lebih besar,a�? ujarnya.

Agar perhelatan politik dimenangkan PKB, pihaknya mengaku telah melaksanakan kunjungan dan berkonsultasi dengan sejumlah tokoh agama, pondok pesantren (ponpes), tokoh pemuda dan masyarakat. Harapannya, PKB yang dipimpin Cak Imin ini mampu mengerahkan seluruh suara Nahdatul Ulama (NU) ke calon yang diusung PKB.

a�?Dari calon yang kami siapkan, kami optimistis Pilkada Loteng bisa kami menangkan. Begitu pula kabupaten/kota lain di NTB. Mohon dukungan semua pihak,a�? ujar Najamudin.

Sementara itu, Ketua PWNU NTB TGH Taqiudin Mansyur mengatakan, NU akan memilih siapa sosok pemimpin yang dekat dengan NU. Bukan dekat ketika ada maunya. Tapi, dekat secara lahiriah dan batiniah atau bisa memposisikan kapan untuk berbuat. Lalu kapan untuk berdiam diri saja.

a�?Tentu banyak kader NU yang siap bertanding dalam perhelatan pilkada tahun ini. Beberapa nama itu memiliki kekurangan dan kelebihan. Tapi, paling tidak kita ingin memilih yang mendekati sempurna,a�? katanya.

Sebut saja kader NU, lanjutnya seperti HM Suhaili dari Golkar, Burhanudin Hanura, Burhanudin Yusuf PKB, Fathul Bahri dari Gerindra. a�?Yang lebih penting dari pilkada ini adalah mari kita jaga kedamaian, keamanan, dan ketentraman,a�? kata Taqiudin.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *