Ketik disini

Sumbawa

Aneh, Belajar Kerbau ke Italia

Bagikan

SUMBAWA – Pemkab Sumbawa berencana studi banding pengembangan kerbau ke Italia. Kegiaran ini dianggarkan dalam APBD Sumbawa tahun ini. Rencana ini menuai kritik pedas anggota dewan.

Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik justru menyerang balik para anggota dewan. “Jadi anggota dewan itu, sebelum ngomong harus piker dulu. Jangan jadi anggota dewan otaknya picik.  Saya tidak terima kalau dikatakan dana siluman. Jangan-jangan dia yang siluman. Kalau mau protes jangan protes di media, silakan protes di DPRD. Dan saya pastikan anggarannya jelas dan kita berangkat kesana demi kemajuan daerah,” ujar Bupati kepada wartawan usia membuka kegiatan lomba masak serba ikan di Wisma daerah, Rabu (10/6).

“Kalau ditanya kenapa H Ilham yang berangkat, silakan Tanya ke ketua dewan. Bukan karena dia orang Hanura, yang jelas selain anggota dewan, dia juga pelaku dan pemilik ternak yang cukup banyak. Laboratium pengembangan kerbau juga ada di Maroge yang merupakan wilayah H Iham sehingga nanti semuanya nyambung,” tambahnya.

Menurutnya, keberangkatan rombongan ke Italia bukan hal yang dadakan. Namun telah direncakana sejak setahun yang lalu. Kunjungan dinas yang direncanakan akan dilaksanakan kurang lebih 9 hari itu juga dipastikan telah memenuhi ketentuan.

Dikatakan, kunjungan ini telah menjadi salah satu agenda kegiatan strategis yang telah direncanakan dan dianggarkan di SKPD masing-masing yaitu di dokumen anggaran Sekretariat Daerah untuk Bupati, dokumen anggaran Sekretariat DPRD untuk Pimpinan/Anggota DPRD Sumbawa, dokumen anggaran Dinas Peternakan dan Keswan untuk Kepala Dinas Peternakan dan Keswan, dokumen anggaran Bappeda untuk Kepala Bappeda.  Sedangkan anggaran bagi PNS yang mengikuti kursus pelatihan manajemen dan industry kerbau telah tertuang di dokumen anggaran Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumbawa.

Dijelaskan, keberangkatan ke Italia sebenarnya merupakan hasil perjuangan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Bahkan sebelum berangkat ke Itali, sudah ada perjanjian awal yang telah ditanda tangani di Sumbawa.  Hanya saja, pemerintah Itali juga mensyarakatkan agar pendantanganan kerjasama secara resmi juga dilakukan di Itali. Selain menandatangani kerjasama, agenda lain yang akan dilakukan disana adalah lima orang PNS dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga akan mengikuti kursus pelatihan tentang industri dan management kerbau.

Tidak hanya itu, rombongan juga akan berkunjung ke Food and Agriculture Organization (FAO) yang merupakan salah satu lembaga badan pangan dunia yang pada 2016 mendatang, anggota FOA juga akan dating ke Sumbawa untuk memberi ilmu secara gratis. Selain itu, tim juga akan berkunjung ke Internatioal Buffalo Federation (IBF) yang merupakan sebuah asosiasi kerbau internasional untuk mempelajari bagaiamana pemeliharaan Kerbau, masalah pakan, nurtisi dan lainnya. Karena hasil penelitaran lembaga tersebut sudah terbukti di beberapa Negara. (aen/r9) 

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *