Ketik disini

Giri Menang

Ke Mataram Lebih Cepat, ke Giri Menang Apalagi

Bagikan

* Melihat Antusias Warga Menggunakan Jalan By Pass BIL II

Belum dibukanya jalan By Pass BIL Tahap dua dari Patung Sapi Gerung ke Perempatan Jalan Gajah Mada, Kota Mataram, memaksa warga menggunakan jalan atas prakarsa sendiri. Warga pun mengakali ujung jalan yang dipasangi portal besi. Semua demi bisa menghemat waktu tempuh.

***

RASANYA memang warga seperti tak sabar. Sudah tersambung sejak awal tahun lalu, jalan Bypass BIL Tahap II memang belum dibuka secara resmi. Tak ingin hanya sekadar jadi tontotan, warga pun menggunakan jalan itu sepihak.

Bertandanglah ke sana pada jam berangkat kerja atau jam pulang kerja. Jalan sepanjang 7,1 kilometer itu padat sesak. Kepadatan yang sama terjadi menjelang senja. Anak-anak muda, menjadikan jalan ini tempat nongkrong, hingga petang menghampiri.

Sebetulnya, untuk mencegah warga melalui jalan ini, rekanan yang mengerjakan jalan ini telah memasang portal di ujung jalan persis di bundaran perempatan Jalan Gajah Mada. Tapi, warga tak kurang akal. Mereka memanfaatkan jalan tanah, yang kebetulan masih terhubung ke jalan akses bypass BIL. Padahal melalui jalan tanah itu kendaraan harus antre satu per satu.

Kini, jalan tak hanya dilalui motor. Kendaraan pribadi lewat sana. Truk sampah milik Pemkot Mataram yang tiap hari membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir sampah di Kebun Kongok, menjadikan jalan bypass ini sebagai langganan.

Apa yang membuat jalan ini begitu menjadi primadona? Tentu saja menghemat waktu. Jarak tempuh dari Gerung ke Kota Mataram melalui bypass ini memang menjadi lebih pendek. Jalan mulus menyebabkan perjalanan menjadi mulus tanpa hambatan.

Made, warga Gerung kepada Lombok Post, kemarin mengatakan awalnya dirinya tidak pernah melewati jalan tersebut. Tetapi semakin banyaknya warga yang menggunakan jalan membuat dirinya juga ingin ikut melaluinya. a�?Dan benar. Lebih cepat lewat jalan ini kalau pulang kantor,a�? katanya pria yang bekerja di Jalan Sriwijaya Kota Mataram ini.

Ia mengatakan bila menggunakan jalan baru ini bisa memotong waktu dan cepat tiba di lokasi. Dimana biasanya saat melewati Rumak jaraknya mencapai 25 kilometer dari pusat Gerung di Lobar menuju pusat Kota Mataram. a�?Sedangkan kalau sekarang sekitar 17 kilometer saja,a�? katanya.

Sementara itu, Yulia, salah seorang warga Labuapi mengatakan jalan baru ini membuat akses lebih cepat. Bisa dibandingkan saja bila warga yang di Labuapi ingin ke pusat pemerintahan di Gerung. Bila melalui jalur lama membutuhkan waktu sekitar 20 menit hingga 30 menit.a�?Sementara kalau melewati jalan baru ini hanya cukup sekitar 5 menit sampai dengan 10 menit langsung tiba di pusat pemerintahan di Giri Menang,a�? jelasnya.

Ia mengatakan dengan adanya jalan ini akan membantu masyarakat bisa lebih cepat bila ingin mengurus surat-surat di pusat pemerintahan di Gerung.A� Sebab, selama ini lokasi yang jauh membuat masyarakat enggan untuk mengurus keperluan di pusat pemerintah. a�?Ini sekarang bisa membuat masyarakat lebih dekat lagi dengan pemerintahan,a�? terangnya. (Nurul Hidayati/Gerung/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *