Ketik disini

Kriminal

Sapu Bersih “Sarang Maksiat”

Bagikan

MATARAM – Jelang Ramadan, Polsek Ampenan semakin gencar memberantas penyakit masyarakat (Pekat). Mereka meningkatkan intensitas razia terhadap kafe maupun sarang maksiat.

“Kita akan terus menerus mencari dan melakukan sapu bersih terhadap tempat-tempat yang bisa menimbulkan keresahan masyarakat,” ungkap Kapolsek Ampenan, Kompol Arief Yuswanto.

Setiap operasi, Polsek Ampenan sedikitnya menurunkan 50 anggota yang dibagi menjadi dua tim. Razia biasanya digelar di dua tempat berbeda. Ada yang menyisir kafe. Ada juga yang menggerebek kos-kosan.

Seperti yang dilakukan kemarin malam. Sebanyak 30 anggota melakukan operasi di kafe tua di wilayah Baturinggit. “Anggota berjumlah sekitar lima puluhan, namun untuk yang operasi ke kafe tua sebanyak 30 anggota,” ungkap Arief.

Dalam operasi ini, tim kepolisian meringkus 15 orang yang sedang menikmati minuman tradisional jenis tuak. Tidak hanya laki-laki, sejumlah perempuan pun kedapatan sedang menikmati barang haram tersebut.

Tanpa fikir panjang, tim kepolisian langsung membawa muda-mudi dan penjual miras serta barang bukti. “Kita membawanya ke markas untuk kita data dan beri bimbingan dan pembinaan kepada mereka,” ujarnya.

Menurut Arief, selain perbuatan tersebut melanggar norma agama, menenggak miras juga menjadi sumber beberapa permasalahan dan konflik di masyarakat. “Banyak kemungkinan juga perbuatan dan tempat semacam itu bisa menimbulkan konflik. Seperti perkelahian dan semacamnya. Makanya kita terus memberantasnya,” tuturnya.

Kini para pelaku serta penjual miras ditahan di Mapolsek Ampenan untuk dimintai keterangan. “Kita akan koordinasi dengan lurahnya supaya ikut memantau tempat tersebut,” tandasnya. (cr-mas/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *