Ketik disini

Headline Praya

Sehari Dua Kasus Begal

Bagikan

* TKP di Jalur Objek Wisata

PRAYA – Dalam sehari saja, dua kasus begal terjadi di Lombok Tengah. Tepatnya, di jalan menuju obyek wisata wilayah selatan Gumi Tatas Tuhu Trasna. Kejadiannya hanya berjarak puluhan menit. Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, di Dusun Joet, Desa Selong Belanak Praya Barat.

Kasus begal terjadi Selasa, kemarin sekitar pukul 14.30 Wita. Di mana korbannya adalah H Rialim bersama istri Hj Ani masing-masing warga Desa Rambitan Pujut dan Desa Mangkung Praya Barat. “Korban dihadang 12 pelaku begal saat melintasi TKP,” kata Kasubag Humas Polres Loteng AKP Made Kartana.

Kronologisnya, kedua pasutri ini pergi menagih hutang di desa tetangga Desa Batu Jangkih menggunakan kendaraan roda empat jenis Honda Jazz warna putih. Sekembalinya, mereka dihadang 12 pelaku dan langsung memecah kaca mobil.

Saat kendaraan dihentikan, 12 pelaku langsung memukul korban dan merampas paksa kalung istri korban dengan berat sekitar 18 gram. Selain itu, mengambil uang hasil tagihan sebesar Rp 20 juta. Tidak ketinggalan tiga unit telepon genggam jenis Blackbery, Samsung dan Nokia dibawa kabur pelaku. Di TKP itu sendiri, kata Suparta memang sepi dan jauh dari permukiman warga. Sehingga, teriakan minta tolong pun tidak didengar warga.

“Pelaku kabur menggunakan motor. Korban pun langsung dibawa ke puskesmas guna mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Dikatakan Suparta, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan mendapatkan delapan jahitan. “Hingga kini, kasus begal ini sedang ditangani Polsek Praya Barat dan kami terus melakukan pengejaran,” serunya.

Terpisah, sambung Suparta, sekitar pukul 15.15 Wita kasus yang sama terjadi. TKP di Jalan Pantai Tanjung An, Dusun Gerupuk, Desa Sengkol Pujut. Korbannya atas nama Bangkit dan Ririn masing-masing warga Ketejer serta Prapen Praya. Korban dibuntuti dua pelaku begal dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis Jupiter MX warna putih biru.

Sementara di TKP, kedua korban yang mengendarai motor Vario ditunggu satu pelaku lagi. Di tempat itu, mereka dihadang sembari mengeluarkan sepilah parang dan mengancam korban. Tanpa berpikir korban langsung menyerahkan sepeda motor Vario warna hitam putih nomor polisi DR 4736 EF.

“Ketiga pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban. Dan kasus ini pun ditangani Polsek Kuta dan Sengkol,” ujar Suparta.

Dia meminta pengendara menghindari jalan yang sepi dan sebaiknya mencari jalan alternatif yang padat penduduk. “Tidak bosannya kami mengimbau agar tetap waspada,” serunya.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *