Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Bank Hati-Hati Salurkan Kredit

Bagikan

MATARAM – Kalangan perbankan meningkatkan prinsip kehati-hatiannya, dalam memberikan bantuan pembiayaan kredit kepada masyarakat jelang bulan puasa tahun ini. Bank khawatir, nasabah menggunakan kredit untuk konsumsi. Apalagi transaksi tabungan selama bulan puasa cenderung mengalami penurunan.

“Kondisi ini tentu mempengaruhi perkembangan perbankan dari sistem pembayaran,” kata Pimpinan Cabang PT Bank BRI Cabang Mataram, Taufik Anwar P, pada Lombok Post.

Berdasarkan kajian ekonomi dan keuangan daerah (Kekda) NTB, kata Taufik, transakasi keuangan tunai di NTB menunjukkan tren arus masuk (net inflow) sebesar Rp 1,07 triliun. Dimana mengalami perubahan dibandingkan triwulan IV 2014 yang mengalami arus keluar (net outflow). Sehingga penyaluran kredit bank umum mengalami perlambatan di triwulan I 2015. Dimana persentasi kredit bank umum tumbuh sebesar 14,96 persen. Lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya sebesar 15,52 persen.

Oleh karenanya, PT Bank BRI tidak melayani semua permintaan pembiayaan kredit. Kalau pun diberikan, kata dia, dilakukan secara benar dan tepat. Yakni tepat orang, dimana nasabah yang membutuhkan mengajukan ke perbankan, tidak melalui perantara. Kemudian, tepat jumlah, dimana penyaluran jumlah kredit harus sesuai kebutuhan. Karena bila kurang, kemungkinan nasabah akan meminjam di tempat lain. Bila lebih maka dana yang dimiliki akan dihambur-hamburkan nasabah. Terakhir, adalah tepat waktu yaitu penyaluran kredit harus sesuai saat kondisi diperlukan.

“Kita berharap nasabah mengelola kredit bank ini dengan baik sesuai peruntukannya, jangan dihabiskan untuk konsumsi,” sarannya. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *