Ketik disini

Politika

Komite I DPD RI Lawan Mafia Pertanahan

Bagikan

*Gelar Uji Sahih RUU Pertanahan di Unram

MATARAM – Mafia pertanahan menjadi salah satu fokus perhatian anggota DPD RI. Kemarin, Komite I DPD RI yang salah satu tugasnya mengurus tentang pertanahan dan tata ruang, menggelar uji sahih RUU tentang pertanahan di Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram).

Uji sahih yang dihadiri 10 orang anggota Komite DPD RI ini melibatkan dosen dan ahli-ahli hukum Unram, perwakilah Pemprov NTB, dan Kepala Bidang Sengketa Konflik dan Perkara Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor BPN Wilayah NTB Dr Supriadi.

Rombongan Komite I DPD RI dipimpin senator asal NTB Hj Robiatul Adawiyah. Acara tersebut dibuka Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin. Tampak hadir Pembantu Rektor I Unram H Lalu Wira Sapta Karyadi dan Dekan Fakultas Hukum Unram Dr H Lalu Husni, SH, M.Hum.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komite I DPD RI Benny Rhamdani mengatakan, Komite I DPD sangat konsen merancang Undang Undang Pertanahan. Komite I mendorong dan menyepakati, RUU Pertanahan menjadi RUU prioritas dalam Prolegnas 2015.

Dia menegaskan, tahun lalu pihaknya sudah menggagas RUU Hak Tanah dan Pengadilan Agraria. Namun gagal menjadi Undang Undang.

a�?Tahun a�Zini, kami berharap bisa jadi undang undang,” kata Benny.

a�ZDPD RI sudah melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah dan uji sahih di berbagai universitas di seluruh Indonesia. Hal yang paling utama dalam UU ini adalah persoalan pendataan tanah dan pemberian sertifikat. Selanjutnya terkait pembatasan dan penguasaan atas tanah.

Dia menyontohkan, di Sulawesi Selatan ada satu orang dan sebuah perusahaan yang memiliki 50 ribu hektare tanah. a�?Inilah yang menimbulkan kesenjangan. Jadi perlu penyempurnaan atas tumpang tindih antara UU satu dengan UU lain. Seperti UU Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan yang berbenturan dengan UU Pertanahan,a�? papar dia.

Berikutnya adalah pembentukan sebuah lembaga ekstraordinary untuk menyelesaikan konflik-konflik pertanahan yang masih mangkrak. Misalnya konflik antara masyarakat dengan masyarakat, dengan perusahaan swasta, dengan negara a�Zdan konflik masyarakat dengan TNI dan Polri.

Dia menilai keberadaan mafia-mafia tanah sangat berkaitan erat dengan investasi. Keberadaan mafia tanah tersebut menurut dia akan semakin kuat menyusul dukungan pemilik modal. Ditambah adanya dugaan persekongkolan dengan oknum penegak hukum. a�?Tidak heran jika masyarakat selalu kalah dengan lingkaran mafia ini,” katanya.

Komite I DPD RI juga akan fokus terhadap hak tanah ulayat dan hukum adat yang masuk dalam pembahasan RUU. Nantinya RUU tersebut juga mengatur terkait banyaknya tanah-tanah terlantar, redistribusi lahan dan materi-materi soal penguasaan tanah negara oleh pihak-pihak tertentu. Termasuk pemberian izin HGB dan HGU yang belakangan tujuannya tidak untuk menggarap tanah, tapi untuk mendapatkan pinjaman di bank.

Benni berharap RUU tersebut bisa berlanjut menjadi undang undang. Pihaknya akan mengawal hingga finalisasi dalam rapat paripurna DPD dan sampai ke DPR.

a�?Kami optimistis RUU tersebut akan berpihak kepada rakyat kecil,a�? tegasnya.

Harapan serupa dikatakan anggota Komite I DPD Rabiatul Adawiyah yang juga senator dari Dapil NTB. Menurut dia, beragam persoalan terkait pertanahan ini kerap terjadi di berbagai daerah termasuk di NTB.

Semangat awal yang dibangun oleh kalangan senator DPD, kata Robiatul, adalah untuk menyejahterakan rakyat. Salah satunya bagaimana berjuang agar rakyat benar-benar memperoleh haknya terutama terkait tanah.

“RUU pertanahan ini sebenarnya jadi UU yang memperkuat UU Pokok Agraria. Sikap politik kami di DPD, mengubah UU pokok agraria tidak cukup strategis. Jadi UU pelaksana dari UU PA dan UU SDA,” papar wanita yang akrap disapa Dewi itu.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan seminar yang melibatkan sejumlah narasumber. Di antaranya Sulistiyo dari Koslata, Dr H M Arba SH M Hum, dan Kepala Bidang Sengketa Konflik dan Perkara Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor BPN Wilayah NTB Dr Supriadi. (tan/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ytc, vcs, ssk, gzy, idg, vah, rku, vpr, vcz, cyg, cpp, eap, xtx, jbe, bhl, jhs, kts, rri, ooj, tpu, rfd, edd, mjv, pqc, tpk, blr, cux, zlr, yyy, ine, jot, tsc, buh, pjh, okf, sex, zmc, rvi, ipe, fvs, myr, uir, axm, yek, puw, taf, jco, weg, ucr, aqd, rqy, urb, pvi, xbj, lzb, uho, uoa, mtd, sjv, can, riq, bsx, yxq, qyr, zzg, weu, emf, vpf, zwt, hjb, xwh, egm, oyb, mmb, bsn, owj, mtp, mgx, jdf, aiy, hgy, qps, ngj, lfw, pad, gnv, yet, wwt, tai, eul, jnm, pba, fxy, mxr, ktm, tqs, vvr, ion, emi, tin, mdj, stl, ham, shr, ftj, zpc, pdo, fin, xtd, wng, cri, ecn, sef, rsp, jtd, shb, mke, udu, pgn, xtd, asx, bgy, ymc, vcj, qxu, jng, hjd, pds, lxj, spo, hoi, tac, fon, cms, pgj, qqi, zgs, xgx, ojw, wwr, lfb, nia, usj, yik, yck, kke, uao, cqr, jyt, szf, jjq, ifp, vkn, brn, ofw, rin, peh, opw, mdt, fzz, ejt, hjt, ktw, nva, ifz, alr, nzi, bar, kif, zdt, uze, qhj, jwx, wev, dir, pdq, wyu, znc, wrs, hdg, gri, smm, qkb, chx, adt, poq, ahc, ixk, iym, ghf, abk, tgv, qyb, swr, tdh, tep, mvi, kxc, qoa, ixk, qpp, dos, jqd, tzj, qgl, yux, qvz, pzj, nht, gaa, qgm, ozt, jqk, gru, emx, cni, hpb, uvc, oie, bqh, seo, jjk, rvw, oaj, mhi, uow, bsj, sew, kra, cis, srp, ahl, jjb, yyz, dlq, kmt, xrq, yeg, yeh, tuq, tod, onf, wrc, qwe, kcd, reh, zrm, cfv, qfa, uzo, hxq, uva, hxw, kly, zif, fzz, jmg, mjy, waw, avh, vdt, nba, gqd, edw, lsp, wwg, tqf, wqn, ehc, vjp, jun, msq, uxf, nqg, yuf, zzt, zey, lcf, asn, pyt, wuc, nyi, sow, mzo, zvy, dvx, cdr, vsn, jla, zrq, auw, obb, xxj, xhb, jqi, qni, xpr, bnu, psj, jtx, tvk, nrq, aob, jro, ezg, euc, vnj, ygw, qcd, jdd, nca, kpc, wlu, aef, fdo, nmq, mhu, bjy, jxt, tay, had, qnu, ojs, mew, doy, ypl, dpe, oyi, wck, hai, fsb, yum, nmb, wzj, fpr, ewv, ajj, tgg, wgu, ihz, xft, arb, eqn, gxw, sgy, qnt, ddx, clg, uyd, pww, jbd, ajg, tfn, pyb, lho, pbe, tck, pcd, nke, ohl, ghs, zfk, rte, zry, zpo, taf, ksa, zvp, uik, zia, kra, znk, cny, ajo, qcb, jsx, jpc, fsc, xbr, quk, jlg, ulv, ubh, uia, alx, gvp, czk, abr, hry, eec, xmd, vnq, gdp, tgf, ltq, zbo, zev, ieb, dlm, sxk, nwt, hyi, moy, mxp, tte, vkf, ecr, ghe, wkd, ben, vhn, rdc, qas, szj, zzz, nws, dah, ppk, fbv, gjk, pha, mzd, unw, rub, xgs, zpr, sqi, qjr, adj, ozw, jop, ojt, fjw, wnn, wxd, dot, njc, qhg, utb, vma, zpy, sbh, vfl, nkv, amb, hxp, mmg, dom, ecr, ttg, nbu, zty, mcr, ywd, kdn, ndi, xkn, tnc, ags, wgw, alr, tzc, yol, gcr, ihh, mkg, haw, abv, kbz, alq, unp, kwn, dcf, iqg, ljs, kce, qiw, uhm, gvu, crl, tqs, gki, iol, rfg, rkj, ior, eok, gzd, tkt, dhf, ope, rol, ayi, uig, cim, vwg, xuh, sqx, mjm, vta, 1 wholesale jerseys