Ketik disini

Tanjung

SKPD Diminta Jalankan Program Sesuai Rencana

Bagikan

TANJUNG – Seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lombok Utara diminta lebih transparan terkait pelaksanaan program maupun operasionalnya.

”Harus ada korelasi jelas agar tidak menyebabkan konflik kedepan,” ujar Wakil Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar.

Menurutnya, pelaksanaan program oleh SKPD harus dibeberkan secara rinci dan diketahui legislatif. Jika ditemui kendala dalam pelaksanaan, maka harus dibicarakan ulang dengan duduk bersama.

”Jelas kita harus duduk bersama dan berbicara dengan kepala dingin jika ada kendala terkait pelaksanaanya,” imbuhnya.

Diketahui, baru-baru ini antara DPRD dan Dinas PU Tamben Lombok Utara tidak ada keselarasan antara proyek pembangunan ruas jalan Dusun Pengembuk-Murjumeneng, Desa Sokong sepanjang dua kilometer.

Proyek dengan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar tersebut dinilai DPRD mengalami penggeseran nomanklatur pada DPA anggaran yang sudah disepakati dalam pembahasan APBD 2015.

”Semua harus transparan dan sesuai,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi I Ardianto mengatakan, legislatif kerap menemukan kebiasaan buruk menggeser anggaran pembangunan. Pemkab pun diminta lebih tegas terkait pengawasan dan kepada lembaga hukum diminta meninjau dan mengawasi proyek beberapa SKPD.

”Hal ini selalu kita temukan, padahal semua telah kita bahas terkait pelaksanaannya,” cetusnya.

Tidak hanya itu, Ardianto menambahkan termasuk proyek air terjun Kertagangga yang ditemukan adanya keganjalan dengan masih adanya penganggaran diluar mekanisme pembahasan di DPRD seperti pembangunan dan penataan objek wisata.

Untuk itu, dalam pelaksanaan SKPD diminta tetap menyepakati apa yang telah menjadi pembahasan. ”Kami tidak ingin kebiasaan buruk yang selalu dilakukan instansi selalu ditemukan,” pungkasnya. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *