Ketik disini

Sumbawa

Syarat Pasangan K2 Belum Lengkap

Bagikan

TALIWANG a�� Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat belum bisa menerima pengajuan syarat dukungan minimal yang dilakukan pasangan calon perorangan (Independen), Kusmayadi-Khaeruddin Karim (K2), kemarinA�(11/6).

Penolakan KPU disebabkan pasangan calon ini tidak melengkapi syarat minimal dukungan berupa fotokopi KTP yang diatur sesuai peraturan yang ada, yaitu tingkat rangkap, satu rangkap dokumen asli dan dua rangkap dukungan.

a�?a��Jadi belum bisa kami diterima, karena penyerahan dokumen itu harus dilakukan bersamaan yaitu tiga rangkap. Satu asli dan dua fotokopi,a��a�� jelas Ketua KPU KSB Khaeruddin, kemarin.

Sebelumnya, pasangan calon K2 tiba dikantor KPU jalan Telaga Bertong sekitar pukul 13.00 wita. Pasangan dengan jargon K2 ini tiba dan diantar puluhan pendukungnya. Namun saat akan dilakukan pendaftaran, ternyata syarat minimal penyerahan dukungan berupa fotokopi KTP ini tidak dilengkapi sesuai aturan yang ada. Sehingga jadwal dihari pertama ini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

Kamis kemarin merupakan hari pertama penyerahan syarat dukungan pasangan calon dari jalur perorangan dan akan berakhir pada 15 Juni mendatang. Sesuai aturan, syarat dukungan berupa KTP yang diserahkan ke KPU minimal sekitar 13.222 atau sekitar 10 persen dari 132.219 jiwa total seluruh penduduk KSB.

Syarat itu merupakan syarat minimal yang wajib dipenuhi pasangan calon untuk maju dalam Pilkada KSB 9 Desember mendatang. Jika tidak mampu dipenuhi selama proses pembukaan penyerahan syarat dukungan minimal, dipastikan KPU tidak akan melakukan verifikasi faktual terhadap berkas dukungan tersebut dan dipastikan calon bersangkutan tidak bisa ikut dalam Pilkada KSB.

Heru demikian Komisioner KPU KSB ini disapa menjelaskan, Kamis kemarin merupakan hari pertama penyerahan syarat dukungan bagi calon yang maju melalui jalur indipendent. Dokumen yang diterima itu harus dalam tingkat rangkap, satu rangkap asli dan dua rangkat foto copy. Syarat dukungan yang diserahkan itupun terdiri dari dua jenis, taitu hard copy dan shof copy. a�?a��Ini sesuai dengan aturan yang ada. Kenapa demikian ini untuk memudahkan KPU melakukan input data, dan proses verifikasi faktual PPS dilapangan nantinya,a��a�� jelasnya.

Sesuai tahapan yang ada di KPU, jika syarat minimal penyerahan dukungan ini bisa dipenuhi pasangan calon dari jalur Indipendent, akan dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh KPU, verifikasi itu untuk melihat adanya dukungan ganda terhadap syarat yang diserahkan ke KPU. Setelah dinyatakan memenuhi syarat minimal, nantinya KPU akan menyerahkan dokumen itu ke PPK Kecamatan yang kemudian dilanjutkan ke PPS tingkat Desa.

Setiap desa, KPU akan menempatkan tiga anggota PPS. a�?a��Nanti kita akan lakukan verifikasi faktual, pasangan calon juga bisa menunjuk tim khusus untuk ikut melihat dan menyaksikan proses verifikasi tersebut,a��a�� tegasnya.

Setelah dinyatakan lengkap, barulah nanti pasangan calon tersebut akan kembali diundang pada 26 Juli mendatang. a�?a��Bagi dokumen yang belum bisa dilengkapi saat ini bisa disusul sampai 15 Juni. Atau batas akhir penyerahan syarat dukungan itu. Tapi saat daftar pertama itu, itu wajib tiga rangkap, kalau tidak kami tidak akan terima,a��a�� tambahnya.

Ketua Panwaslu KSB Unang Silatang ditempat yang sama mengaku, Panwaslu juga nantinya akan mengawasi proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU. a�?a��Pada prinsipnya kita akan bekerja maksimal. Sehingga semuanya bisa berjalan sesuai yang diharapkan,a��a�� katanya.(far/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *