Ketik disini

Opini

Waspadai Pagar Makan Anak

Bagikan

TRAGEDI memilukan menimpa bocah cantik berusia 8 tahun Angeline. Hilangnya siswi kelas II SD di Denpasar ini terkuak. Setelah dinyatakan hilang sejak 16 Mei lalu, Angel begitu sapaannya, ditemukan tidak bernyawa. Hilangnya bocah menyita perhatian. Tidak hanya di Denpasar, tapi nasional. Hadirnya, dua menteri yaitu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise dan Menteri PAN dan RB Yuddy Crisnandi membuat berita kehilangan kian ramai. Tidak sekadar menyebarkan pamflet. Fanpage khusus dibuat untuk menemukan Angel di facebook.

Polda Bali memberi atensi khusus hilangnya siswi 8 tahun ini. Pencarian dilakukan sampai ke rumah ibu kandungnya. Tidak itu saja, seluruh wilayah di Bali disisir. Pemberitaan hilangnya Angel memunculkan cerita baru. Diantaranya, bocah ini kerap bau kotoran ayam ketika ke sekolah. Penampilannya sampai kumal. Bahkan, wali kelasnya pernah memandikan langsung. Kondisi itu pun diperkuat dengan komentar yang dilontarkan oleh Menteri Yohana, rumah orang tua Angel tidak layak, banyak kandang ayam. Perhatian publik soal kekerasan terhadap Angel kemudian mencuat. Sampai akhirnya, polisi menemukan jasad anak kecil di sekitar rumah ibu angkat Angel. Polisi bergerak cepat mengamankan seluruh penghuni rumah. Setelah melalui pemeriksaan, mantan pembantu ditetapkan menjadi tersangka. Dari keterangan tersangka, Angel dibunuh kemudian diperkosa. Kekerasan fisik dan seksual yang dialami Angie cukup miris. Orang di sekitarnya yang seharusnya menjaga, justru menjadi pencabut nyawa. Lebih kejam lagi, sampai tega memperkosa. Kisah pilu ini, harus menjadi perhatian serius bagi orang tua.

Kekerasan fisik dan seksual mengancam anak-anak. Orang tua jangan mudah percaya. Menyerahkan anak ke orang lain. Banyak kasus “pagar makan anak”. Kepercayaan orang tua pada orang lain berbuah petaka. Tidak hanya orang lain. Mereka yang masih bersaudara, tega menyakiti atau melakukan kekerasan seksual pada anak. Polri mencatat sepanjang 2014 ada 859 kasus kekerasan seksual pada anak. Kekerasan seksual mulai dari pencabulan, sodomi, sampai perkosaan. Ayah dan ibu yang bekerja harus berpikir keras. Tidak bisa begitu saja meninggalkan anak dengan pembantu. Salah tangan, nyawa melayang. Para orang tua memang seharusnya memantau anaknya dengan baik. Jangan biarkan penyesalan muncul karena lalai. Jaga anak anda, sebelum terlambat.

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *