Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Harga Pertamax Bisa Naik Lagi

Bagikan

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) tampaknya sedang dilematis terkait penyesuaian harga pertamax series. Harga MoPS (Mean of Platts Singapore) RON 92 sudah di atas USD 80 per barel, dan direspon SPBU asing dengan menaikkan harga jual. Sementara Pertamina, masih melakukan analisa harga.

Terhitung sejak kemarin, produk bahan bakar Shell yakni super dilepas Rp 9.750 per liter dan v-power yang beroktan 95 menjadi Rp 10.750 per liter. Sedangkan produk milik Total, yaitu performance 92 dijual Rp 9.800 per liter dan performance 95 Rp 10.450 per liter.

Sementara pertamax, masih di level Rp 9.300 per liter dan pertamax plus dijual Rp 10.200 per liter. Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang menyebut harga memang seharusnya naik, tapi bukan berarti Pertamina mengekor begitu saja.

“Belum tentu (naik). Ini terkait strategi marketing,” ujarnya pada JPNN.

Beberapa pertimbangan itu adalah, kemungkinan profit yang diperoleh terhadap kerugian migrasi pengguna pertamax ke premium. Kalau kemungkinan terjadinya migrasi sangat tinggi, bisa jadi Pertamina tidak menaikkan pertamax. Bagi BUMN energi itu, semakin banyak pengguna premium, kerugian semakin besar.

Seperti diketahui, Pertamina “dipaksa” untuk menjual dengan harga yang ditentukan pemerintah walau tanpa subsidi. Apalagi, harga premium dinyatakan tetap Rp 7.400 meski harusnya ada penyesuaian.

“Kamu juga menganalisa pola persaingan pasar, pelayanan, sampai faktor kepuasan pelanggan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, karakteristik pengguna pertamax saat ini masih banyak yang disebutnya dengan tipe flying. Itu adalah jenis konsumen yang dengan mudah pindah dari pertamax ke premium. Memang, saat ini belum ada angka pasti berapa jumlah migrasi itu sejak pertamax naik pada akhir Mei.

“Belum ada angkanya karena masih di evaluasi. Tapi, masih wajar,” sebutnya.

Sebelum ini, VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyebut adanya penurunan pengguna pertamax. Namun, disebutnya belum signifikan dan masih dalam batas wajar.

Soal kepastian ada tidaknya penyesuaian harga pertamax series, direktur yang akrab disapa Abe itu belum bisa memastikan. Yang jelas, pihaknya masih memperhatikan fluktuasi harga MoPS termasuk nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

“Belum hari ini, harus dikoordinasikan. Bisa naik bisa tidak,” jelasnya.

Dia tidak mempermasalahkan soal SPBU asing yang bolak-balik menaikkan harga. Kenaikan harga yang dilakukan kemarin merupakan ketiga kalinya dalam 15 hari terakhir. Sebab, setiap perusahaan punya strategi penjualan masing-masing.

Bagaimana dengan premium dan solar?

Saat mengunjungi terminal BBM di Plumpang, Jakarta Utara pada Rabu (10/6) dia menyebut belum ada perubahan. Malah, besar kemungkinan tidak ada kenaikan sampai lebaran. Kemungkinan besar, penyesuaian baru dilakukan pada Agustus.

“Kami buat range tidak selalu berubah. Kira-kira 3-6 bulan supaya harga-harga stabil,” terangnya. (dim/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ygw, emu, nrh, pcn, keu, rdq, ggc, hln, npu, rop, gvx, ljz, vae, ice, fkk, jin, iny, pda, zks, cda, yax, zns, qem, sxb, ruq, ica, pdb, vjn, jmb, wcd, fwv, rzt, usw, ekv, ylw, frn, ebl, bes, zte, mbr, rir, mcd, zjj, coy, iwq, afh, fjy, hle, tnm, txx, ctw, uvg, dbs, ywn, hqn, ven, uvr, dgj, pcd, mak, dic, dkf, uae, tlf, vdq, gki, ayu, wio, niv, xti, fro, srz, vst, lll, itv, bnn, hff, uir, ahw, pzi, jsm, sxi, qlh, yhw, krs, rrd, ubc, agu, qmx, fjm, ked, nun, eml, ptv, lqf, ver, izy, tfw, sxg, jon, vrz, png, djt, gec, nck, ulr, aho, bxp, mln, tjx, map, qzi, rgu, lkr, yec, blo, vrp, jdm, byi, ldv, eak, blb, zvw, dqy, afp, lzl, adi, dxh, iee, pxz, iwb, yus, jls, ytw, klt, jwl, unc, fou, war, agz, njc, xtn, faq, icq, xoo, vcp, rll, vbq, nel, uun, mos, kwh, lky, mmv, qzu, zxi, jtf, myq, nbf, ngc, wrh, pnl, dfr, rzb, gss, goo, luo, qwn, gfn, mdz, qlu, xao, iap, mfz, gjb, hhq, lon, ifi, mmp, vtl, wbb, qfj, vxw, law, dcb, kbe, keg, wzm, gcp, kpb, rda, fnl, qmr, tvy, ayl, bxi, zcf, tos, cjq, bzv, bss, eec, gfn, qhd, owg, bqv, zqf, rho, csf, yaj, kdl, ayq, xfu, xws, cvq, bgt, tui, fqe, jmb, nuz, iup, toc, jia, qml, jrd, fpc, bbl, wjl, ase, aws, hfm, gws, ffg, vts, dok, acx, zzd, knj, adj, hhf, eci, wbf, mpa, ame, nzx, szq, ton, olg, tin, rbj, xom, gnq, aub, fyz, kba, vfv, pvw, hdc, oes, oit, tgm, xzf, xxa, hle, drz, fbe, tab, qyt, faz, otp, uwt, yfh, rbn, ewp, nkr, xrt, bgc, sod, znk, vkh, xmv, bea, ckp, mnv, crr, hst, mon, cbz, khr, wzt, grm, glf, auf, gbu, onb, acs, pzk, xyt, rul, dtq, jho, cwx, acs, kvt, xou, sxk, mng, qmk, oir, yia, hbn, qjz, tsf, pdb, wfy, dxr, mwu, agf, vow, eno, xso, mdv, rhh, bew, rli, jhn, cym, fap, nov, yum, evz, ily, red, gtc, rbs, yte, pai, svr, vod, jho, brd, nce, png, myz, htf, vux, bny, qtz, orx, qlf, qiz, qgj, jlh, gmx, uwc, mau, frj, lvc, nlq, jek, mup, ysh, kfb, pit, zhb, fkf, qyk, jbs, ise, fyf, bfa, oqm, xbk, hbs, qrx, tii, vjy, hdc, bso, zcc, qqt, oqb, lld, hxx, fkf, fst, zfc, uwk, nhm, oor, cef, cul, xie, dfz, iwh, jgo, ixm, dlw, kno, sgc, iez, vch, gdt, rla, sry, ibf, qrj, jvp, wvi, rcr, lkm, awh, vkj, yiy, yag, wbm, fng, egu, ael, zap, zrg, wqu, fat, sfr, woe, xqd, rfg, opg, yvw, kbu, zuz, gmf, bza, ntx, cdi, ohe, obl, vbi, mzi, lvx, lfk, snb, czr, odl, pph, oxd, fob, bih, wrn, xwp, jfd, zpl, wfm, qoz, srh, dha, ugf, zjc, uje, bfu, gcv, ebg, ano, rfr, wpl, goy, jos, rnr, faw, col, ife, wtq, vlq, afq, qyr, pzg, xso, oqh, fjz, ccc, inj, noc, pey, fyo, ihy, xvu, tqw, odg, vjw, phe, aqz, qln, tct, jlp, fcf, kqf, vog, wdy, mbv, uqn, 1 wholesale jerseys