Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Mau Naik Ojek, Malah Dirampok

Bagikan

* Uang Rp 2,5 Juta dan Hp Amblas

BIMA – Banyak cara dilakukan perampok untuk mengelabui korban. Seperti kasus yang menimpa Alimuddin, warga Dusun Oimbani, Desa Pesa, Kecamatann Wawo.

Kamis (11/6), korban harus kehilangan uang Rp 2,5 juta dan HP dirampok orang yang mengaku jadi tukang ojek, ketika akan pulang ke kampungnya.

Korban Alimudin ditemuai di Polsek Rasanae Timur mengaku, sebelumnya tidak memiliki firasat akan dirampok. Dia sudah terbiasa pulang pergi setiap hari, sejak bekerja di penggilingan padi di Kelurahan Dodu.

‘’Saya sempat jalan kaki sambil menunggu ojek. Tepat di perusahan air minum Mori, Kelurahan Dodu saya melihat ada ojek,’’ ceritanya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Kamis (11/6) sore.

Karena dipanggil, tukang ojek yang menggunakan sepeda motor Vario, ia kemudian menghampirinya. Begitu ojek itu mendekat, langsung mengambil uang di saku baju dan merampas HP yang dia pegang.

‘’Saya kaget, aksi oknum itu sangat cepat. Begitu mengambil uang dan merampas HP, oknum ojek itu langsung kabur,’’ sebutnya.

Alimudin mengaku tidak sempat berbuat apa-apa. Karena kejadian perampokan itu begitu cepat. Korban hanya bisa bengong. ‘’Saya tidak mengira akan dirampok. Setelah ojek itu kabur, baru saya teriaki maling,’’ terangnya.

Dia mengaku, sempat mengejar pelaku tersebut dengan meminta bantuan kepada pengguna jalan lain yang melintas. Namun pelaku berhasil kabur.

Saksi mata, Jery, warga Kecamatan Sape mengaku, sempat membantu korban mengejar pelaku dengan sepeda motornya. ‘’Kami sempat mengejar pelaku ke arah Kota Bima. Kami kesulitan saat depan Masjid Dodu, karena jalanan macet,’’ terangnya.

Kapolsek Rasana’e Timur IPDA Hasnun membenarkan ada peristiwa perampokan menimpa korban Alimudin. Kasus itu sedang diselidiki. ‘’Kami sedang mencari tahu identitas pelaku dengan mengambil keterangan korban dan sejumlah saksi,’’ pungkasnya. (dam/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *