Ketik disini

Tanjung

Selama 14 Hari, 104 Pengendara Ditilang

Bagikan

*Hasil Operasi Patuh Gatarin

TANJUNG – Sebanyak 104 surat tilang dikeluarkan Polsek Tanjung dalam Operasi Patuh Gatarin yang digelar selama 14 hari, sejak 27 Mei hingga 9 Juni lalu.

Pelanggaran didominasi pengendara yang tidak memiliki SIM dan STNK. Selain itu, pelanggaran juga tidak menggunakan helm dan tidak menyalakan lampu saat berkendara.

a�?Operasi kita lakukan di seluruh Lombok Utara. Selain di Tanjung, Polsek juga membackup Kecamatan Gangga, Kayangan dan Bayan,a�? ujar Kanitlantas Polsek Tanjung Iptu I Nyoman Diada, kemarin.

Dijelaskan, operasi ini digelar untuk menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas terutama menjelang bulan suci Ramadan nanti. Lokasi yang dipilih dalam Operasi ini ada di Medana, Teluk Dalem, Lendang Berore, Montong Pal, Beraringan, dan Telaga Wareng.

a�?Ini juga dilakukan untuk menekan pelanggaran lalu lintas yang bisa berakibat fatal,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Nyoman menjelaskan dari 104 surat tilang didominasi pengendara yang tidak memiliki SIM.

a�?Tidak miliki SIM sebanyak 60, tidak membawa STNK 38 dan berkendara tanpa kelengkapan sebanyak 6,a�? paparnya.

Bahkan dari sejumlah pelanggar yang ditilang, ternyata masih banyak ditemukan pelajar atau anak bawah umur berkendara tanpa SIM. a�?Jumlahnya 30 persen,a�? cetusnya.

Usai Operasi Patuh Gatarin selesai, Polisi tetap melakukan patroli dan operasi agar situasi selama Ramadan aman dan kondusif. a�?Kita tetap akan gelar razia balap liar,a�? ungkapnya.

Ditambahkan, untuk Tanjung, lokasi yang rawan dijadikan arena balap liar ada di sekitar Hotel Oberoi dan di wilayah Tembobor.

a�?Kita sudah petakan lokasi yang rawan balap liar,a�? pungkasnya. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *