Ketik disini

Kriminal

Tersangka BSPS Jalani Pemeriksaan

Bagikan

MATARAM – Kasus dugaan penyelewengan anggaran proyek bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS) di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara  memasuki babak baru. Tersangka kasus tersebut berinisial RS, akhirnya menjalani proses pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram.

Penasihat Hukum tersangka Lalu Armayadi yang ditemui saat  mendampingi tersangka membenarkan kliennya telah diperiksa sejak Rabu lalu. “Kamis pemeriksaaan lanjutannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penyidik sebelumnya sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik toko penyalur anggaran bahan bangunan dari Desa Akar Akar, Kecamatan Bayan tersebut. Namun pemeriksaan ditunda karena saat itu tersangka dalam keadaan kurang sehat. Penyidik lantas menjadwalkan ulang pemeriksaan pada hari Rabu.

Dalam pemeriksaan tersangka dimintai keterangan terkait perannya selaku penyalur bahan bangunan untuk penerima bantuan dari Desa Akar Akar. RS sendiri diduga tidak menyalurkan bantuan sesuai dengan daftar rencana pembelian bahan bangunan (DRPB2) yang dikeluarkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Diketahui, NTB sendiri mendapatkan kucuran dana hingga Rp 14,7 miliar untuk 2.400 orang penerima bantuan.

Dalam proyek BSPS, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara mendapatkan anggaran Rp 5 miliar untuk 667 penerima. 181 orang di antaranya dari Desa Senaru. Sedangkan 486 orang merupakan warga Desa Akar Akar.

Namun saat dikonfirmasi, Armayadi mengatakan kliennya tidak menerima DRPB2 tersebut. Ia mengatakan, kliennya tidak mengetahui apa itu DPRB2.

“Dia tidak paham apa itu DPRB2, dia cuma ditunjuk masyarakat setempat untuk menjadi penyalur bahan bangunan,” cetusnya.

Selain itu, lanjut Armayadi, kliennya juga tidak memahami prosedur yang harus dijalankan. Ia menjelaskan, kliennya hanya menyalurkan bahan bangunan sesuai dengan daftar nama yang diberikan tim pendamping masyarakat (TPM).

“Klien kami hanya diberikan daftar nama penerima bantuan. Masalah prosedur seperti itu dia belum paham,” ujarnya. (cr-van/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *