Ketik disini

Headline Selong

Wow, Sudah 2 Ribu Surat Tilang Keluar

Bagikan

*Tak Pakai Helm dan Tak Punya SIM

SELONG – Sekitar 2 ribu surat tilang dikeluarkan Polres Lotim terhadap pengendara yang menyalahi aturan. Aksi tegas personel lalu lintas ini bertujuan memberi efek jera pada para pelanggar, supaya mau mengikuti berbagai aturan yang ada.

Paling banyak pelanggaran adalah tidak menggunakan helm dan tak mampu menunjukkan surat izin mengemudi maupun kendaraan.

”Aturan untuk keselamatan diri sendiri kok masih dilanggar,” ketus Kapolres Lotim AKBP Heri Prihanto, kemarin.

Banyaknya jumlah penindakan ini, membuat Lotim menduduki posisi nomor dua seluruh NTB. Harapannya,dengan langkah tegas ini ada perubahan nyata. Jika tidak, ia berjanji kembali melakukan kegiatan sama di wilayah di Lombok Timur.

Hal ini terus coba ditekan pihaknya karena kerap menjadi penyebab kecelakaan. Kendati angka lakalantas di Lotim tak menunjukkan tren peningkatan, namun fatalitasnya cenderung tinggi. Pada banyak contoh, korban kecelakaan kerap mengalami luka serius bahkan hingga merenggang nyawa. Padahal jika berkendara secara baik dan benar, disertai alat keselamatan lengkap, hal itu bisa dihindari. ”Masak tidak sayang nyawa sendiri,” katanya.

Selain itu, seluruh kendaraan yang terjaring kini terus ditelusuri kepemilikannya. Jika ada indikasi merupakan kendaraan curian, pihak Lantas dan Reskrim diperintahkan segera berkoordinasi.

”Cek laporan kehilangan dan nomor rangka sama mesinnya, kalau mencurigakan, segera diambil tindakan,” perintahnya pada bawahan.

Tingginya penindakan tilang yang dilakukan Polres Lotim ini terlihat langsung dari kondisi Pengadilan Selong, kemarin.

Pantauan Lombok Post, ratusan orang secara maraton mengikuti sidang atas kasus pelanggaran lalu lintas yang dilakukan.

Saking penuhnya, sejumlah masyarakat harus memarkirkan kendaraan di badan jalan. Tak ayal hal itu mengakibatkan kemacetan cukup parah di simpang empat pengadilan.

”Mau sidang untuk ambil motor, kemarin tak pakai helm,” kata Sinta, salah seorang warga. (yuk/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *