Ketik disini

Tanjung

Pemkab Antisipasi Kekeringan

Bagikan

TANJUNG – Kekeringan saat ini tengah mengintai sejumlah daerah di Lombok Utara. Salah satunya, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung. Tercatat ada empat dusun yang menjadi langganan kekeringan. Yakni Dusun Rangsot Barat, Rangsot Timur, Murpayung, dan Sanggar Sari.

Untuk mengantisipasi, pemkab pun menganggarkan Rp 1 miliar yang akan dialokasikan untuk pembenahan infrastruktur dalam penyediaan air bersih.

”Ini dilakukan untuk menanggulangi kekeringan di sana,” ujar Ketua Komisi III DPRD Lombok Utara Adam Malik.

Dijelaskannya, anggaran Rp 1 miliar sudah disetujui di APBD murni 2015. Ini untuk pembenahan sungai dan pembuatan sumur bor di kawasan tersebut. ”Di sana akan dibangun dua sumur bor,” ungkapnya.

Selain itu, normalisasi Sungai Serawan juga dilakukan. Pasalnya, sungai itu menjadi sumber mata air sangat penting bagi warga. Sungai ini menjadi penyuplai air bagi warga ada di 12 dusun. Dengan normalisasi ini, pihaknya optimistis kekeringan di kawasan ini bisa ditanggulangi.

”Sumber mata air di Sungai Serawan tersebut tidak pernah habis meski saat musim kemarau, sehingga keberadaannya perlu dijaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Adam menyampaikan saat ini usulan untuk dilakukan pengeboran juga sedang dikerjakan. Sebanyak dua sumur bor akan dibangun dengan kedalaman 90 meter.

Pengadaan sumur bor ini sebagai alternatif bagi masyarakat setempat jika sumber mata air yang diandalkan mengalami kemacetan. ”Dengan upaya-upaya seperti ini, kita optimistis kekeringan tidak terjadi kembali,”imbuhnya.

Sementara itu, memasuki musim kemarau, pemkab melalui BPBD sudah menerima surat permintaan bantuan air bersih dari warga di beberapa kawasan. Beberapa di antaranya dari Dusun Orong Nagasari, Desa Sokong, Orong Ramput, dan Desa Medana. (puj/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *