Ketik disini

Praya

Tiga Pasangan Mesum Diciduk

Bagikan

PRAYA – Sedikitnya tiga pasangan bukan suami istri terjaring razia tim gabungan Polsek Praya dan Pol PP di salah satu kos-kosan samping Masjid Agung, Sabtu malam, kemarin. Mereka diciduk tengah berduaan sembari bercumbu rayu.

“Kegiatan itu dilaksanakan guna menyambut Ramadan. Razia yang sama akan terus kita galakkan,” kata Kapolsek Praya AKP Made Kartana, kemarin (14/6).

Pantuan Lombok Post, di kos-kosan samping Masjid Agung itu sendiri memang dikenal bebas. 24 jam gerbang kos terbuka. Sehingga, siapa pun bisa masuk. Kos-kosan itu sendiri campur antara laki-laki dan perempuan. Di satu sisi penjaga kos tidak ada.

Hal itulah yang membuat penghuni kos sesuka hatinya berprilaku menyimpang. Dalam razia yang digelar tim gabungan, terjaring tiga pasangan kekasih. Di antaranya inisial LJ warga Montor Timuk, Desa Marong, Praya Timur bersama pasangannya inisial TT warga Dusun Senayan, Desa Mujur. Selain itu, NJ, warga Barejulat, Jongkat bersama GH asal Mengalung, Desa Kuta, Pujut.

Selanjutnya, SR warga Batu Nyala, Praya Tengah bersama pasangan kekasihnya RN, warga Kuta. Mereka digerebek saat berpelukan layaknya pasangan suami istri. Ketiga pasangan itu pun langsung diangkut mobil Pol PP.

Di Kantor Pol PP mereka didata indentitasnya. Lalu menandatangani surat pernyataan. Dari tiga pasangan tersebut, satu diantaranya dua kali kena razia. Sehingga, Pol PP menyerahkan sepenuhnya ke Polisi guna diberikan langkah hukum kepada mereka.

“Kami terus mempersempit ruang gerak kumpul kebo ini,” ujar Kartana.

Dikatakan, penyisiran tim gabungan berlanjut ke belakang pertokoan Praya. Di tempat itu ditemukan empat orang pemuda yang sedang minum minuman keras (miras) jenis tuak.

Mereka pun tidak bisa berbuat banyak lantaran kalah jumlah. Keempat pemuda ini yaitu RP, RR, IJ dan DF masing-masing warga Meteng Kelurahan Prapen.

Keempat pemuda ini, langsung diangkut ke kantor Pol PP guna dilakukan pendataan dan mengisi surat pernyataan. (dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *