Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Alat Peraga Edukatif dari Sampah

Bagikan

MATARAM – Beberapa perusahaan terus tertarik untuk mengembangkan alat peraga edukatif dari sampah yang dikelola dan dikembangkan di Kelurahan Banjar.

Karena hal tersebut, sejumlah perusahaan mengajak guru PAUD melakukan pelatihan daur ulang sampah yang akan dijadikan alat peraga edukasi.

Kegiatan ini merupakan integrasi dari kegiatan banjar berkebun yang sudah dilaksanakan dan sudah berjalan dengan kreasi daur ulang sampah bagi guru PAUD. “Termasuk orang tua siswa untuk pembuatan  Alat Peraga Edukatif (APE) bagi siswa didik,” kata Lurah Banjar Muzakkir Walad.

Ia menjelaskan ini merupakan bagian dari instrumen program unggulan Kelurahan Banjar menuju kampung ekowisata terpadu.  Program ini disupport sejumlah perusahaan di NTB, kelompok komunitas peduli lingkungan, Dinas Pertamanan Kota Mataram dan kader pembangunan Kelurahan Banjar.

”Nilai ekonomisnya pasti ada. Nanti dari perusahaan akan order dalam jumlah banyak untuk alat peraga edukatif bagi PAUD maupun TK yang lain. Karena belum ada APE dari kreasi sampah,” ujarnya.

Tujuannya sebagai sarana pembelajaran kepada masyarakat Kelurahan Banjar untuk berkebun dengan memaksimalkan dan memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman  maupun sayur dan buah produktif.

Dalam hal ini masyarakat, peserta didik maupun guru dapat bereksplorasi melalui kegiatan positif dalam pengelolaan sampah. ”Sehingga terwujud peran serta semua elemen masyarakat dalam memerangi sampah dan pemenuhan 30 persen ruang terbuka hijau di Kelurahan Banjar khususnya,” tandasnya. (nur/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *