Ketik disini

Headline Metropolis

Gubernur Tolak Izin Ekspor Newmont

Bagikan

*Jika Smelter Tak Dibangun di NTB

MATARAM – Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi meminta pemerintah pusat menolak perpanjangan izin ekspor konsentrat PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Langkah ini bakal diambil jika PTNNT tidak memiliki komitmen membangun fasilitas pemurnian mineral (smelter) di NTB.

“Kalau tidak ada komitmen soal pembangunan smelter, lebih baik izin jangan diperpanjang,” kata gubernur, kemarin.

Dia menegaskan, apa yang disampaikannya bukan hanya ancaman. Orang nomor satu di NTB itupun berjanji akan merekomendasikan langsung hal tersebut kepada Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Desakan membangun smelter di NTB memang sudah lama disuarakan berbagai pihak, utamanya pemerintah daerah. Menurut gubernur, pembangunan smelter di NTB akan memberikan efek ganda mulai penyerapan tenaga kerja hingga kewajiban community development PTNNT ke pemerintah daerah. Jelas ada nilai tambah bagi warga NTB. “Prinsipnya, smelter harus ada di NTB,” tandas gubernur.

Meski mendapat ancaman tersebut, pihak PTNNT sendiri mengaku optimis bahwa perpanjangan izin bakal tetap didapat dari pemerintah pusat. Saat ini, pihaknya sudah melakukan rangkaian diskusi perihal rencana perpanjangan izin tersebut dengan kementrian ESDM.

“Kita optimis dapat perpanjangan izin itu,” kata Tony Esplin, General Manajer Operator PTNNT saat dikonfirmasi Lombok Post.

Diketahui, PT NNT terakhir memperoleh izin eskpor konsentrat untuk periode Maret-September 2015 untuk sekitar 477.000 ton. Sejauh ini, PT NNT memang belum mengajukan aplikasi untuk perpanjangan izin tersebut. Tetapi, perusahaan tetap optimis tidak akan ada kendala ke depannya.

“Izin kan berakhir September sementara batas pengajuan izin itu bisa dilakukan maksimal hingga beberapa minggu sebelum berakhir,” jelas Tony.

Optimisme itu dikarenakan PTNNT merasa dapat memenuhi berbagai syarat. Termasuk di antaranya realisasi pembangunan smelter. Namun, Tony sendiri tidak bisa memastikan bahwa smelter itu akan dibangun di NTB sebagaimana desakan pemprov. “Pada prinsipnya kita mendukung pembangunan smelter itu dan siap. Namun, kita tidak bisa memastikan lokasinya di mana,” pungkas Tony. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *