Ketik disini

Headline Selong

Kasihan, 240 Guru Belum Terima Hak

Bagikan

* Tunjangan Mandek Bukan Salah KPPN

SELONG – Tunjangan sertifikasi sejumlah guru pendidikan agama non PNS Lotim selama empat bulan hingga kini belum bisa dicairkan. Persoalan administrasi pada rekening bank menjadi penyebab keterlambatan mereka menerima haknya.

a�?Yang diajukan 3.784 guru, 240 orang masih bermasalah,a�? kata Haiban Sadad, Kasubag Umum Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong, Senin (15/6).

Namun, ia mengelak jika hal itu merupakan tanggung jawab KPPN Selong. Sesuai jumlah yang telah diajukan Kemenag Lotim, semuanya diproses sesuai aturan. Setelah melalui rangkaian tahapan verifikasi, transfer langsung dilakukan.

Sayangnya pada 240 guru tersebut didapati rekeningnya telah ditutup bank karena pasif melakukan aktivitas perbankan selama tiga bulan. a�?Kita menyayangkan, karena guru elemen penting kemajuan pendidikan,a�? katanya yang saat itu didampingi Kasi Pencairan Dana Hadi Nursaid dan Kadi Bank Suroso Yunianto.

Beberapa guru sudah menghubungi KPPN untuk menanyakan hal tersebut. Persoalan itu menurut Haiban sepenuhnya tanggung jawab Satker Kantor Kemenag Lotim. KPPN Selong hanya memroses pembayaran berdasar permintaan. Mereka tak berhak mengubah data penerima dan proses.

Tidak aktifnya rekening itu, lanjutnya, karena sistem pembayaran rapel empat bulan sekali yang diterapkan. Padahal, dalam aturan perbankan rekening yang tak melakukan aktivitas selama tiga bulan akan ditutup atau dianggap pasif. a�?Saran kami ajukan pembayaran satu atau dua bulan sekali, soal dana kami siap kok,a�? jelasnya.

Ia juga mengatakan perlunya koordinasi lebih intensif guna memastikan rekening yang diberikan satker adalah rekening aktif. Keterlambatan, katanya, bisa juga karena satker tidak atau belum mengajukan surat perintah membayar (SPM). a�?Kalau belum diajukan, ya kami tak boleh memaksa,a�? jelasnya lagi.

Terhadap 240 tenaga guru agama non PNS yang belum menerima tunjangan itu, ia mengatakan sudah memberitahukan Kemenag Lotim. Namun, hingga kini belum ada tanggapan.

Lombok Post yang mencoba mengkonfirmasi langsung hal ini ke Kepala Kemenag Lotim H Nasruddin belum bisa mendapat jawaban. Nomer yang coba dihubungi tidak aktif. Sedangkan saat coba ditemu di kantornya, ia tak berada di tempat. a�?Bapak sedang ke Bali,a�? kata staf pribadi yang berjaga di ruangannya. (yuk/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *